PejuangKantoran.com - Perusahaan otomotif asal China BYD buka rekrutmen besar-besaran demi meningkatkan tenaga kerjanya menjadi lebih dari 900.000 orang hingga Jumat (13/9/2024).
Ekonominya yang sedang terpuruk membuat Pemerintah China memang terus berupaya menciptakan lebih banyak lapangan kerja, khususnya bagi lulusan perguruan tinggi.
Jumlah total karyawan BYD naik 5,8% sejak akhir Agustus, menjadikan BYD pemberi kerja terbesar di antara lebih dari 5.300 perusahaan yang terdaftar di bursa saham daratan China.
Baca Juga: 4 Manfaat Aktivitas Jalan Kaki Yang Wajib Kamu Ketahui Dan Buktikan
Dengan staf teknologi dan R&D mendekati 110.000 orang, BYD menjadi produsen mobil terbesar di dunia dari jumlah personel R&D-nya.
Hal itu disampaikan oleh Li Yunfei, General Manager Branding and Public Relations BYD. Li menambahkan bahwa perusahaan telah merekrut hampir 50.000 lulusan baru selama dua tahun terakhir.
BYD mengatakan dalam laporan pendapatan terbarunya bahwa perusahaan tersebut memiliki sekitar 750.000 karyawan per 30 Juni, dengan total biaya karyawan mencapai 17,54% dari pendapatannya dalam enam bulan pertama.
Itu setara dengan rata-rata $1.649,28 (sekitar Rp25 juta) per orang setiap bulan selama periode tersebut.
Gaji tiga kali lipat
Rekrutmen besar-besaran juga tengah dilakukan BYD di Indonesia, seiring pembangunan pabrik BYD senilai US$1 miliar di Jawa Barat yang dirancang untuk memproduksi 150.000 kendaraan per tahun.
Baca Juga: Bagaimana Cara Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai Hari Kelahiran Rasulullah?
Demi memenuhi kebutuhan akan karyawan yang berpengalaman di bidang otomotif, baik di bidang produksi maupun penjualan, BYD buka rekrutmen besar-besaran.
Bukan hanya itu, BYD membajak karyawan perusahaan otomotif Jepang seperti Toyota Motor yang sudah beroperasi sejak tahun 1970-an di Indonesia.
Agar tenaga ahli dari perusahaan otomotif Jepang tersebut rela pindah haluan, BYD berani menawarkan paket kompensasi yang lebih tinggi dan kesempatan karir yang menarik.
BYD rupanya meniru langkah yang telah dipelopori oleh Hyundai ketika mulai melakukan ekspansi di Indonesia pada 2022.
Artikel Terkait
Apa Itu Fulbright Visiting Scholar Program? Pendaftaran Masih Dibuka hingga 1 November!
The Row, Label Milik Olsen Twins Kini Bernilai Rp15 Triliun berkat Pendanaan Chanel dan L’Oreal
Di Antara 50 Bahasa Paling Umum di Dunia, Ini Bahasa yang Paling Ingin Dipelajari Setiap Negara
Karyawan Brandoville Studios Laporkan Bukti-bukti Kekerasan oleh Bosnya, Cherry Lai
Prabowo Subianto Temui Presiden Vietnam, Bahas Kemitraan Strategis dan Undang ke Pelantikan Hanoi
Bukannya Kenyang, Ini 10 Makanan yang Ternyata Bikin Kamu Makin Lapar
Disney Buka Lowongan Magang: Kesempatan Langka di Dunia Media dan Hiburan