KUR BRI Bantu Pemberdayaan Petani Rumput Laut di Nusa Penida

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 14:08 WIB
Cerita petani rumput laut di Nusa Penida Bali.
Cerita petani rumput laut di Nusa Penida Bali.

PejuangKantoran.com - Buat sebagian orang, rumput laut hanya jadi bagian ekosistem laut. Namun untuk warga Dusun Semaya, Desa Suana, Nusa Penida, Bali, rumput laut menjadi bagian penting dalam hidup mereka. Bahkan mayoritas warga desa Semaya adalah petani rumput laut dan bergantung hidup pada tanaman laut ini.

Sejak 2012 lalu, para petani rumput laut di desa ini menjaga kualitas panenannya agar harga tetap stabil di pasaran. Upaya lainnya untuk tetap dapat menjaga kapasitas dan kualitas produk rumput laut masyarakat di Dusun Semaya membentuk kelompok petani rumput laut.

Kelompok ini dibentuk untuk menyatukan pandangan para petani rumput laut sekaligus menjaga kualitas produk dengan mempersiapkan lahan hingga mencari bibit yang berkualitas.

“Kami memilih bibit yang berkualitas untuk memastikan pertumbuhan yang optimal, dan menyiapkan lahan dengan teliti. Panen biasanya dilakukan setiap bulan, namun bisa lebih sering tergantung pada luas lahan yang kami kelola,” ungkap ketua klaster, I Nyoman Sudastra.

Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2024 Masih Berlaku di 13 Provinsi. Berikut Daftar Provinsi dan Programnya.

Bukan sekadar menjual rumput laut basah saja, klaster ini juga membantu para anggotanya untuk menghasilkan produk rumput laut lainnya. Ni Wayan Sari Warningsih misalnya, anggota klaster ini berinovasi mengolah rumput laut menjadi produk bernilai tambah seperti keripik rumput laut.

Sadar bahwa mereka butuh berbagai bantuan untuk meningkatkan kapasitas produksinya,mereka mendapatkan dukungan permodalan dari BRI melalui KUR BRI. Tidak hanya itu, para petani juga diberikan edukasi dan kemudahan dalam transaksi keuangan melalui BRImo.

Dalam proses ini, Wayan Sugarta, salah satu petani yang mendapatkan permodalan dari BRI ini mengungkapkan rasa terima kasihnya. Dia mendapatkan dukungan pemberdayaan sarana pendukung produksi seperti jaring dan tali untuk membantu kelompok meningkatkan kapasitas produksi rumput laut.

Baca Juga: Ini Menu Sarapan Cerdas untuk Otak yang Lebih Tajam dan Kuat!

“Kalau transaksi jual belinya kita memakai BRImo dari pabrik juga baik itu juga eksportir kalau kita kirim transfer lewat BRImo. Berbicara permodalan dari BRI itu sangat luar biasa sekali terus terang karena mengawali saya untuk melakukan satu usaha itu memang dibantu oleh BRI mangkannya saya sering bilang BRI itu orang tua kedua saya untuk membantu segala usaha saya,” terang Wayan Sugarta.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan bahwa Klaster Usaha merupakan pemberdayaan kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan kesamaan usaha dalam satu wilayah, sehingga tercipta keakraban dan kebersamaan dalam peningkatan maupun pengembangan usaha para anggotanya.

Hingga akhir Agustus 2024 tercatat BRI telah memiliki 32.449 klaster usaha yang tergabung dalam program Klasterku Hidupku.

Selain itu, BRI juga telah menyelenggarakan lebih dari 2 ribu pelatihan untuk semakin memberdayakan petani dan UMKM

"Secara umum, strategi bisnis mikro BRI di 2024 akan fokus pada pemberdayaan berada di depan pembiayaan. BRI sebagai bank yang berkomitmen kepada pelaku UMKM telah memiliki kerangka pemberdayaan yang dimulai dari fase dasar, integrasi, hingga interkoneksi,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X