Penulis Korea Han Kang Raih Nobel Sastra, Prosa Puitisnya Intens Mengungkap Kerapuhan Manusia

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 12 Oktober 2024 | 15:11 WIB
Peraih Nobel Sastra asal Korea, Han Kang, dipuji atas prosa puitisnya yang intens dalam mengungkap kerapuhan kehidupan manusia. (PejuangKantoran.com/Instagram @circulodepoesia)
Peraih Nobel Sastra asal Korea, Han Kang, dipuji atas prosa puitisnya yang intens dalam mengungkap kerapuhan kehidupan manusia. (PejuangKantoran.com/Instagram @circulodepoesia)

PejuangKantoran.com - Penulis Korea Selatan Han Kang meraih penghargaan Nobel Sastra. Penulis fiksi berusia 53 tahun ini adalah mantan pemenang International Booker Prize untuk novelnya, The Vegetarian (2007).

Pada acara penghargaan tersebut, Han Kang dipuji atas prosa puitisnya yang intens dalam menghadapi trauma historis dan mengungkap kerapuhan kehidupan manusia.

Panitia Penghargaan Nobel telah memberikan penghargaan sastra tersebut sejak tahun 1901 dan ini menandai kali ke-18 seorang penulis perempuan memenangkan penghargaan tersebut.

Baca Juga: Chief HR Spotify Bilang, Karyawan Remote Bukan Anak-anak yang Harus Diatur. Hm... Apa Ya, Maksudnya?

Seiring kemenangannya, Han Kang meraih hadiah 11 juta krona sekitar Rp16,4 miliar), jumlah yang diberikan kepada setiap pemenang Hadiah Nobel tahun ini.

Kang adalah pemenang pertama asal Korea Selatan untuk penghargaan tersebut. Dewan Penghargaan Nobel menggambarkan pemenang Nobel Sastra sebagai seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk musik dan seni.

Karya-karya Kang disebut melintasi batas dengan mengeksplorasi rentang genre yang luas -termasuk kekerasan, kesedihan, dan patriarki.

Titik balik karirnya terjadi pada tahun 2016, saat ia memenangkan penghargaan International Booker Prize untuk The Vegetarian.

Buku itu sudah dirilis hampir satu dekade sebelumnya, tetapi baru diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris pada tahun 2015 oleh Deborah Smith. Di Indonesia, novel ini diterbitkan dalam Bahasa Indonesia pada tahun 2021.

Kim Yeong Hye, tokoh dalam novel The Vegetarian, mengalami perubahan perilaku setelah menjadi vegetarian akibat mimpi buruk berkepanjangan. Yeong Hye mengalami penyakit mental dan pengabaian dari keluarganya.

Baca Juga: Liburan Bingung Menentukan Menginap di Hotel, Hostel, Atau Homestay? Simak Tips Berikut ini

Karya-karya Han lainnya termasuk The White Book, Human Acts, dan Greek Lessons.

Sekretaris tetap Swedish Academy Mats Malm mengatakan bahwa Han Kang tidak benar-benar siap untuk memenangkan penghargaan tersebut.

“Han Kang menghadapi trauma historis dan serangkaian aturan yang tidak terlihat dan, dalam setiap karyanya, mengungkap kerapuhan kehidupan manusia," ujar Ketua Komite Anders Olsen.

Ia memuji gaya puitis dan eksperimental Kang, dan menyebutnya seorang inovator dalam prosa kontemporer.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X