Platform TIC Digital Nusantara Bisa Memudahkan dan Memanjakan Wisatawan di Indonesia. Bagaimana Caranya?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 15 Oktober 2024 | 10:25 WIB
Peluncuran TIC Digital Nusantara oleh Menparekraf Sandiaga Uno. (Istimewa)
Peluncuran TIC Digital Nusantara oleh Menparekraf Sandiaga Uno. (Istimewa)

Pejuangkantoran.com Senin (14/10/2024), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), resmi meluncurkan Tourist Information Center (TIC) Digital Nusantara, sebagai Pusat Informasi Pemasaran Pariwisata yang mudah, aman dan lengkap.

Peluncuran TIC Digital Nusantara ini dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI), Dr. H. Sandiaga S. Uno.

Sandiaga Uno dalam kesempatan tersebut didampingi oleh sejumlah pejabat.

Tercatat ada Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf RI, Ni Made Ayu Marthini dan Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manejerial ASN – Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Dr. Giri Saptoaji, SS, MA , Wali Angkatan PKN II / 16 tahun 2024 LAN RI, Dr. Makhdum Prayitno, M.A. serta Presdir PT. NDS Bapak Darmadi.

Baca Juga: Liburan Bingung Menentukan Menginap di Hotel, Hostel, Atau Homestay? Simak Tips Berikut ini

Didukung Stakeholder Yang Kredibel

TIC Digital Nusantara diharapkan akan mendorong pertumbuhan dan pengembangan sektor pariwisata Indoensia. Sebaba, pada dasarnya, inovasi ini bertujuan memudahkan dan memanjakan wisatawan.

Misal, cukup dengan Scan QR-code, wisatawan bisa mendapatkan informasi referensi wisata secara lebih mudah, aman dan lengkap. Tak hanya informasi paket wisata, hotel atau penginapan, tapi platform ini juga bisa memberikan informasi tenga jasa pemandu, destinasi unggulan, tempat kuliner, transportasi, dan sebagainya.

Informasi yang terpampang di platform TIC Digital Nusantara ini juga dijamin sangat akurat. Ini karena informasi tersebut sudah dikurasi oleh stakeholder terkait.

Para kurator ini kredibel di bidangnya. Misal, ada Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO), dan lainnya.

“Dengan TIC Digital Nusantara, semua wisatawan akan lebih leluasa memilih apapun yang diinginkan baik destinasi maupun akomodasi, termasuk paket wisata Nusantara dan juga desa wisata,” kata Sandiaga S. Uno.

 Baca Juga: Jakarta Masuk Daftar 10 Besar Kota di Dunia yang Terpilih Jadi 'Best in Travel 2024' versi Lonely Planet

Mendorong Lebih Banyak Perjalanan Wisata

TIC Digital Nusantara ini sebenarnya adalah penyempurnaan dari website Kemenparekraf RI sebelumnya, Wonderful Indonesia dan Indonesia.Travel.id.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X