BP2MI mencatat bahwa jumlah pendaftar PMI yang akan bekerja keluar negeri melonjak di 2024.
Jika pada 2023 ada sebanyak 25.000 pendaftar, maka di tahun ini ada 62.000 pendaftar yang ingin bekerja di luar negeri melalui Program G to G.
Ini adalah program kerja sama government to government antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Korea Selatan terkait penempatan PMI di Negeri Ginseng tersebut berdasarkan Employment Permit System (EPS).
Baca Juga: Begini Cara Menghadapi Si Procastinator Alias Si Tukang Menunda Pekerjaan
Kepala BP2MI Benny Ramdani, dikutip dari RRI.co.id, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan kuota pekerja migran Indonesia di negara-negara yang sudah menjalin bekerja sama.
Selain itu, BP2MI juga melakukan berbagai langkah untuk menambah jumlah negara penempatan. Untuk saat ini, penempatan tenaga kerja Indonesia dalam skema G to G adalah Korea Selatan, Jepang dan Jerman. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Jangan Lupa Unduh Sertifikat SKD agar Bisa Maju ke Tahap Selanjutnya. Ini Caranya!
Hilton Diakui Sebagai Perusahaan Perhotelan Terbaik untuk Bekerja di Indonesia
Newlab+ Group Membuka Lowongan untuk Posisi Marketing Administrator
Grab Membuka Lowongan Kerja untuk Posisi Associate Marketing Partnership
Awas, Kelamaan Menatap Laptop Atau Ponsel Bisa Berakibat Buruk. Lakukan Ini Agar Mata Kamu Tetap Sehat!
Asiiik... Sekarang Instagram Bisa Unggah Foto-foto Carousel dalam berbagai Ukuran!
Dos and Don'ts yang Tidak Tertulis di Kantor, Kamu Sebaiknya Tahu Etiket Kantor Ini!