Pejuangkantoran.com Teknologi itu ibarat pisau bermata dua. Jika dipegang orang baik maka hasilnya ada hal-hal baik. Namun ketika dipegang orang jahat, maka hal-hal buruk lah yang terjadi.
Seperti teknologi siber. Banyak manfaat yang memudahkan banyak proses dalam kehidupan saat ini. Namun di sisi lain, ada kejahatan siber (cybercrime) yang selalu mengiringinya.
Pelaku kejahatan siber pun umumnya menjalankan modus operandinya dengan memanfaatkan data korban yang bersifat privasi.
Baca Juga: Kembangkan Salon Kecantikan Sekaligus Jadi AgenBRILink, Asmaul Jadi Tambah Untung!
Dari sekian macam tindak kejahatan siber yang terjadi, yang paling sering terjadi adalah peretasan. Ini merupakan upaya pelaku kejahatan siber untuk masuk meretas sistem, mencuri data pribadi, dan data keuangan.
Dampaknya, sudah pasti bukan hanya data pribadi yang diambil oknum, namun kerugian finansial pun berpotensi dapat terjadi.
BRI sangat peduli dengan hal ini. Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha menegaskan bahwa keamanan data yang pada akhirnya berujung pada keamanan dana nasabah, menjadi fokus utama BRI.
Menurut Arga, BRI sangat serius menanggapi kejahatan siber ini dan focus mengamankan data dan dana nasabah BRI.
"Tentu saja kami memiliki acuan framework yang umum untuk cyber security. Jika memang ada hal buruk yang terjadi, kami telah siapkan serangkaian alat dan prosedur baku, kami bisa menjamin seluruh data nasabah kami tetap aman," ujar Arga.
Baca Juga: Dukung Edukasi dan Pembiayaan UMKM, BRI Salurkan Kredit hingga Rp1,1 Triliun pada Akhir Q3
Pengamanan BRI secara internal dilakukan secara berulang. Misalnya, BRI melakukan freight monitoring.
Selain itu BRI juga memiliki Security Operation Center (SOC) yang beroperasi 24/7 untuk memonitor berbagai ancaman siber. BRI pun melakukan audit dan asesmen yang rutin dengan pihak ketiga dan partner.
Tak lupa, BRI juga memastikan keamanan dari sisi manusia (human resource) yang dapat terjadi krusial.
Artikel Terkait
Mengapa Sektor Perbankan dan Keuangan Butuh Banyak Karyawan dengan Latar Belakang Teknik?
Ini 15 Perusahaan Terbaik Versi LinkedIn: Bidang Perbankan dan Keuangan Bisa Bantu Kamu Kembangkan Karier
Google akan Terus Menghapus Aplikasi Berbahaya di Play Store, dan Waktunya Tinggal 6 Minggu Lagi
Seminar BRI Journalism 360 Memberikan Wawasan Lengkap Tentang Jurnalistik Yang Berkualitas & Berkelanjutan
Ingin Bertemu Potential Buyer dari Luar, Pelaku UMKM Mendingan Daftar ke BRI UMKM EXPO(RT) 2025
Marak Modus Penipuan, Simak Cara Bedakan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu!