BRI Berhasil Salurkan KUR Rp184,98T dengan Tetap Menjaga Kualitas Kreditnya. Ini Strateginya!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 23 Januari 2025 | 10:32 WIB
BRI mengakselerasi penyaluran pinjaman KUR dengan tetap menjaga kualitas kreditnya. (BRI)
BRI mengakselerasi penyaluran pinjaman KUR dengan tetap menjaga kualitas kreditnya. (BRI)

“Dan itu kita sekarang bisa di-manage NPL KUR itu di sekitar 2%,” tambah Sunarso.

Sunarso menambahkan bahwa tingkat NPL sebesar 3% pada kredit di segmen UMKM masih dianggap ideal, mengingat karakteristik segmen tersebut berbeda dengan kredit korporasi.

Menurut Sunarso, pada tahap awal (front-end), fokusnya adalah menjangkau sebanyak mungkin nasabah baru tanpa proses seleksi yang terlalu ketat. Selanjutnya, pada tahap mid-end dilakukan maintain.

Apabila terjadi kredit macet, tahap back-end berperan untuk mengelola risiko, mencakup penagihan yang diwujudkan dalam recovery rate untuk menjaga kualitas kredit.

Strategi ini memungkinkan BRI untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM dengan tetap menjaga kesehatan portofolio kredit.

 Baca Juga: Dukung Asta Cita, BRI Dorong Pemerataan Ekonomi dan Sediakan Lapangan Kerja Berkualitas dengan AgenBRILink

Sejalan dengan Asta Cita

Upaya BRI tersebut sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menapaki 100 hari kerja.

Dalam hal ini Asta Cita ketiga, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan juga Asta Cita keenam khususnya dalam hal mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Kementerian BUMN RI pun berupaya mempercepat implementasi Asta Cita tersebut. Menteri BUMN RI Erick Thohir menjabarkan bahwa inisiasi tersebut mulai dari hilirisasi, pembangunan infrastruktur, pelayanan masyarakat, stabilisasi harga pangan, hingga pengembangan sumber daya manusia dan energi berkelanjutan.

Menurut Erick, kolaborasi lintas kementerian dan badan menjadi momentum strategis untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

"Dalam waktu kurang dari 100 hari, kita telah menunjukkan langkah nyata dan dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat. Hal ini menjadi bukti bahwa gotong royong adalah kunci keberhasilan," ujar Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (20/1/2024)

 

*** 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X