Siapa Bilang Perempuan Bicara Lebih Banyak daripada Laki-laki? Studi Terbaru Menunjukkan Fakta Mengejutkan!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 9 Februari 2025 | 17:58 WIB
Ilustrasi: Stereotip yang mengatakan bahwa perempuan lebih banyak berbicara daripada laki-laki sudah berhasil dipatahkan. (Freepik/Master1305)
Ilustrasi: Stereotip yang mengatakan bahwa perempuan lebih banyak berbicara daripada laki-laki sudah berhasil dipatahkan. (Freepik/Master1305)

PejuangKantoran.com - Banyak buku dan artikel di majalah yang pernah menyatakan bahwa perempuan lebih banyak berbicara daripada laki-laki.

Perempuan disebut berbicara sekitar 20.000 kata per hari, sedangkan laki-laki hanya bicara 7.000 per hari. Klaim ini diyakini selama bertahun-tahun sebagai kebenaran yang universal.

Stereotip tentang komunikasi gender tersebut telah lama memicu perdebatan. Namun, penelitian ilmiah berjuang untuk mengonfirmasi kepercayaan populer ini.

Baca Juga: BRI Menanam di Tanjung Prepat: Sukses Serap Karbon dan Tingkatkan Ekonomi Lokal

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2007, yang meneliti data dari 396 peserta yang mengenakan perekam suara, menantang anggapan tersebut. Peneliti menemukan bahwa laki-laki dan perempuan mengucapkan jumlah kata yang hampir sama per hari: sekitar 16.000.

Namun sebuah studi baru yang lebih besar dan lebih mendalam daripada studi-studi sebelumnya menunjukkan bahwa perbedaan ini sebenarnya bergantung pada usia dan konteks sosial.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology ini memberikan pandangan baru pada pertanyaan mengenai “siapa yang lebih banyak berbicara” dengan mengeksplorasi variasi dalam berbicara menurut usia dan jenis kelamin.

Untuk menyempurnakan penelitian sebelumnya, peneliti menggunakan data dari 22 sampel berbeda yang dikumpulkan selama 14 tahun (2005–2019) di empat negara: Amerika Serikat, Swiss, Serbia, dan Australia. Kumpulan data tersebut mencakup total 2.197 individu.

Ada temuan bahwa memang perempuan lebih banyak berbicara. Begini hasilnya: perempuan antara usia 25 dan 65 tahun berbicara rata-rata 3.000 kata lebih banyak per hari daripada laki-laki.

Kelompok usia ini, yang umumnya sudah bekerja dan menjadi orang tua, menunjukkan apa yang menyebabkan perbedaan jumlah kata-kata yang signifikan.

 

Baca Juga: Video Musik ‘APT.’ Bruno Mars dan Rose Sudah Ditonton Lebih dari 1 Miliar Kali di YouTube

Para peneliti mengaitkan perbedaan itu dengan peran sosial tertentu, seperti membesarkan anak. Sedangkan di antara remaja, dewasa muda, atau manula, tidak ada perbedaan yang signifikan yang diamati.

Hal ini menunjukkan bahwa faktor biologis, seperti hormon, bukanlah satu-satunya penyebab. Konteks sosial dan keluarga lebih memainkan peran kunci dalam dinamika ini.

Penelitian ini juga mengungkap penurunan umum dalam jumlah kata yang diucapkan selama bertahun-tahun. Antara tahun 2005 dan 2018, jumlah rata-rata kata harian turun dari 16.000 menjadi 13.000.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Psypost, Techno-science.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X