Jaga Stabilitas Kinerja, BRI Catat Laba Bersih Konsolidasi Sebesar Rp60,64 Triliun pada 2024

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 15 Februari 2025 | 14:42 WIB
Di tengah tantangan ekonomi global, BRI tetap mampu menjaga stabilitas kinerjanya. (BRI)
Di tengah tantangan ekonomi global, BRI tetap mampu menjaga stabilitas kinerjanya. (BRI)

PejuangKantoran.comBRI terus menunjukkan keberpihakannya pada UMKM, dengan memberikan porsi penyaluran kredit yang didominasi oleh segmen UMKM.

Nilai penyalurannya mencapai 81,97% dari total kredit atau senilai Rp1.110,37 triliun dari keseluruhan penyaluran kredit BRI yang mencapai Rp1.354,64 triliun di akhir tahun 2024.

Hal ini menunjukkan bahwa di tengah tantangan ekonomi global, BRI tetap mampu menjaga stabilitas kinerjanya. Bahkan laba bersih konsolidasi tercatat sebesar Rp60,64 triliun sepanjang tahun 2024.

Baca Juga: Masuk Deretan Perusahaan Elite di Asia-Pasifik 2025, Bukti Keberhasilan BRI Menjaga Resiliensi Kinerja

Sumber dana KUR

Pertumbuhan kredit yang dicapai tersebut sejalan dengan strategi manajemen risiko yang prudent, terlihat dari perbaikan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang membaik dari semula 2,95% pada 2023 menjadi 2,78% pada 2024.

Selain itu, sepanjang tahun 2024 BRI berhasil menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp184,98 triliun kepada lebih dari 4 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Jumlah ini menjadikan BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia.

Sumber dana KUR sepenuhnya berasal dari dana bank, sementara sebagian bunga yang dibayarkan oleh debitur mendapat subsidi dari pemerintah.

Dengan skema ini, pelaku UMKM dapat memperoleh pembiayaan yang lebih terjangkau untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional.

Program pemberdayaan UMKM

Baca Juga: Pemerintah Apresiasi Keberpihakan BRI dalam Mendorong UMKM Naik Kelas dan Go Global

BRI juga terus mengembangkan berbagai program pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan, agar sejalan dengan program pembiayaan yang sudah dilakukan. Setidaknya ada tiga program pemberdayaan yang dijalankan, yaitu:

Desa BRILian, yang telah membina lebih dari 4.327 desa dengan berbagai potensi unggulan, seperti desa wisata, pertanian, kerajinan, dan sektor lainnya.

• Program Klasterku Hidupku, yang berfokus pada pemberdayaan berbasis kesamaan usaha dalam kelompok atau klaster, terus diperluas dengan mendukung lebih dari 38.574 klaster usaha.

AgenBRILink, yang merupakan perluasan jangkauan layanan keuangan BRI, yang kini telah mencapai 1,06 juta agen dan hadir di lebih dari 67.000 desa, atau menjangkau lebih dari 80% dari total desa di Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X