Cum Date untuk Pembagian Dividen Tunai Rp31,4 Triliun dari BBRI Ditetapkan pada 10 April 2025

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 10 April 2025 | 08:51 WIB
Pembagian dividen tunai dari BRI untuk Tahun Buku 2024 di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada Kamis, 10 April 2025. (BRI)
Pembagian dividen tunai dari BRI untuk Tahun Buku 2024 di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada Kamis, 10 April 2025. (BRI)

PejuangKantoran.com - Pembagian dividen merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham. Untuk itu, BRI menetapkan cum date (cumulative date) sebagai tanggal penentu bagi investor yang berhak memperoleh dividen.

Pembagian dividen tunai untuk Tahun Buku 2024 di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada Kamis, 10 April 2025. Adapun total dividen tunai yang dibagikan untuk Tahun Buku 2024 sebesar-besarnya Rp51,73 triliun atau Rp343,40 per saham.

Hal itu merupakan kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (24/3/2025) di Jakarta.

Baca Juga: UMKM Aksesoris Mutiara dari Lombok Tembus Pasar Internasional Berkat Pemberdayaan BRI

Total dividen yang dibagikan tersebut termasuk dividen interim sebesar Rp135 per saham (setara Rp20,33 triliun), yang telah dibayarkan pada 15 Januari 2025.

Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebesar-besarnya Rp31,40 triliun atau Rp208,40 per saham.

Penentuan besaran dividen

Berdasarkan struktur kepemilikan saham, dari total dividen tersebut BRI akan menyetorkan dividen kepada Pemerintah Republik Indonesia sebesar Rp27,68 triliun, termasuk dividen interim sebesar Rp10,88 triliun yang telah lebih dahulu dibayarkan.

Sisanya akan dibagikan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham publik yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date.

Keputusan pembagian dividen ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan perusahaan yang solid dan struktur modal yang kuat.

Baca Juga: Gonjang-ganjing Kenaikan Gaji PNS 2025 16 Persen, Ini Kata BKN

“BRI mempertimbangkan berbagai aspek dalam menentukan besaran dividen, termasuk kebutuhan ekspansi bisnis, kecukupan likuiditas, dan manajemen risiko bank.

“Rasio kecukupan modal (CAR) Perseroan pun diproyeksikan tetap terjaga di atas 19% dalam jangka panjang,” ujar Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.

Adapun, pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan BRI per 31 Desember 2024, di mana secara konsolidasian laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp60,15 triliun.

Jadwal Pembagian Dividen Tunai Tahun Buku 2024

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X