PejuangKantoran.com - Dari 1.000 UMKM unggulan yang mengikuti BRI UMKM EXPO(RT) 2025 yang digelar di ICE BSD, 30 Januari - 2 Februari 2025, muncul Diamonte, brand aksesori asal Mojokerto, Jawa Timur.
Produk aksesori dari kawat buatan Diamonte mendapat respons yang cukup baik di pasar aksesori Tanah Air. Di tangan para perajinnya, kawat tembaga berhasil disulap menjadi perhiasan cantik dan eksklusif.
Ciri khasnya yang unik dan berbeda dari perhiasan berbahan emas atau perak pada umumnya berhasil menembus pasar lokal.
Baca Juga: Garuda Futsal League Series 3 Jadi Momen BRI Turut Membina Generasi Muda melalui Olahraga
“Meski berbasis di Mojokerto, pasar Diamonte justru lebih kuat di kota-kota besar seperti Surabaya, Jakarta, dan Medan. Penerimaan pasar yang positif ini mampu membantu Diamonte untuk menghasilkan omzet belasan juta rupiah per bulan,” kata Rosydah, pemilik Diamonte.
Dalam menciptakan aksesori Diamonte, Rosydah mengadaptasi teknik merajut yang biasanya digunakan pada benang ke dalam kawat tembaga.
Proses pembuatan ini dilakukan secara teliti demi menjamin kualitas setiap produk yang dihasilkan.
"Produk kami juga (diproduksi dengan jumlah) limited edition. Jadi, meski desainnya sama, setiap produk yang dihasilkan memiliki finishing yang berbeda-beda.
"Ini yang membuat setiap produk kami istimewa dan memiliki nilai seni tersendiri," jelas Rosydah.
Selain memiliki desain yang unik, produk Diamonte juga unggul dari segi ketahanan karena menggunakan kawat tembaga sebagai material utama.
Material ini membuat perhiasan tidak mudah berubah warna serta lebih ramah lingkungan. Aspek keberlanjutan tersebut menjadi nilai tambah di mata konsumen yang kini semakin peduli terhadap isu lingkungan.
Baca Juga: Netflix Punya Fitur Pencarian Baru Pakai AI di Layar TV, Cari Film pun Bisa Pakai Bahasa Sehari-hari
Rosydah, yang mendirikan Diamonte sejak 2018, tidak hanya mengandalkan kreativitas. Ia juga selalu memastikan produknya relevan dengan perkembangan zaman.
Ia mengaku selalu memperhatikan tren fesyen terkini agar relevan dengan selera konsumen.
"Aksesori itu kan pelengkap atau atribut fesyen yang selalu dibutuhkan. Tak peduli bahan dasarnya apa yang penting itu, aksesorinya bisa menambah nilai bagi pengguna.
Artikel Terkait
BRI dan PELNI Perkuat Sinergi Maritim untuk Dukung Konektivitas Nasional
Jadwal Langkah Strategis Yang Harus Kamu Lakukan Untuk 30 hari Ke Depan Setelah Kamu Kena PHK
Pemerintah AS Cabut Izin Harvard, Nasib Ribuan Mahasiswa Asing Terancam!
Setelah Tujuh Tahun Menanti, Pembeli Apartemen Meikarta Mendapat Kejelasan dari Menteri PKP
Sulit Dapatkan Rating 17 Tahun, Anggy Umbara Enggan Meniru Strategi PH Lain untuk Film 'Gundik'
3 Sinyal Kelelahan Ini yang Sering Terabaikan Saat Mengejar Kesuksesan, Justru Malah Dikira Tanda Kemalasan
Perusahaan Harus Waspada Terhadap Potensi Pelamar Menggunakan Deepfake di Proses Perekrutan