Lalu, pada 2021 ia menjadi Wakil Ketua Coalition of Finance Ministers for Climate Action, sebuah forum global yang menggabungkan isu keuangan publik dengan aksi iklim.
Kemudian pada 2023, Masyita ditunjuk sebagai anggota Dewan Pakar (Expert Board) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Board Member di World Resources Institute (WRI) Indonesia.
Di luar itu, ia menjadi partner di perusahaan konsultan lingkungan dan transisi energi global, bernama Systemiq Ltd.
Tugas Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan
DJSPSK yang dipimpin Masyita sengaja dibentuk Kemenkeu karena menjadi amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK).
Peraturan Presiden Nomor 158 Tahun 2024 bahkan menetapkan DJSPSK sebagai bagian dari restrukturisasi kelembagaan Kementerian Keuangan.
Selain DJSPSK, ditetapkan juga dua entitas strategis lainnya, yaitu Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) dan Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan (BTIIK).
Tugas DJSPSK adalah merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bidang sektor keuangan, profesi keuangan, serta kerja sama internasional sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sebagai unit eselon I baru, DJSPSK menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur kelembagaan Kementerian Keuangan.
Artikel Terkait
Liburan Sekolah di Depan Mata, Destinasi Asia Tenggara Jadi Favorit Wisatawan
Joko Anwar Gandeng Dua Sutradara Baru untuk Garap Film Terbarunya, Legenda Kelam Malin Kundang
Diinspirasi dari Podcast Horor, Selepas Tahlil Mengisahkan Teror Jenazah yang Bangkit Usai Pemakaman
Netflix Punya Fitur Pencarian Baru Pakai AI di Layar TV, Cari Film pun Bisa Pakai Bahasa Sehari-hari
Garuda Futsal League Series 3 Jadi Momen BRI Turut Membina Generasi Muda melalui Olahraga
Daftar Pekerjaan Dengan Kepuasan Tertinggi dan Terendah Ternyata Tidak Ada Kaitannya Dengan Besaran Gaji!
Leadership Diuji Saat Lingkungan Pekerjaan Tak Pasti. Pimpin dengan Empati Untuk Menjaga Motivasi Tim