Desa Wisata juga diharapkan dapat dikelola secara berkelanjutan, mampu membuat paket wisata sesuai dengan potensi desanya, dan melakukan kolaborasi atau partnership dengan pihak ketiga termasuk onboarding ke platform agar produknya dapat diakses oleh masyarakat secara lebih luas.
BRI pun optimistis bahwa program yang ada akan melahirkan desa-desa wisata yang tidak hanya menarik secara destinasi, tetapi juga mampu menumbuhkan wirausaha lokal, memperkuat kelembagaan desa, dan menciptakan ekosistem ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga: 961 Hewan Kurban Disalurkan Keluarga Besar BRI untuk Masyarakat pada Peringatan Idul Adha 1446 H
“Dengan keterlibatan seluruh elemen dalam ekosistem desa, pengembangan desa wisata dapat menjadi instrumen nyata dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa,” pungkas Candra.
Pada saat yang sama, dukungan atas kolaborasi ini juga diberikan Kementerian Pariwisata. Melalui Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Ika Kusuma Permana Sari mengatakan program yang dijalankan BRI ini selaras dengan program pengembangan desa wisata yang dilakukan pemerintah.
“Langkah ini menjadi jembatan penting dalam memperluas jejaring pengembangan desa wisata,” ucapnya saat peluncuran program,” ucapnya.
Dia pun menjanjikan kesiapan Kementerian Pariwisata untuk bersinergi dalam program peningkatan kapasitas masyarakat, melalui berbagai fasilitas modul dan penguatan eksosistem desa wisata.
Baca Juga: Sambut Idul Adha, Desa Sukalaksana Penghasil Domba Garut Menerima Bantuan dari BRI Peduli
“Desa wisata dari program ini akan menjadi role model tidak hanya bagi Desa BRILiaN saja, tapi bagi desa lain di seluruh Indonesia yang ingin maju dan berkembang.
"Saya pesan kepada Pemerintah Daerah untuk turut mendampingi dan mengawal, untuk memastikan keberlanjutan dan dampak nyata dari program ini,” tutup Ika.
Artikel Terkait
Libur Panjang Jadi Tren Wisata Baru di Asia: Ini Cara Hotel Bisa Menangkap Peluangnya
Ternyata Latar Belakang Zoom Kamu Bisa Bikin Kamu dan Orang Lain Jadi Lelah, Kok Bisa?
9 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Merusak Gigi Kamu (dan Cara Menghindarinya)
Jika Kamu Melihat 5 Tanda Ini, Itu Tanda Perusahaan Memiliki Kepemimpinan yang Sehat dan Layak Dipertimbangkan
Benarkah Gaji di Jepang Tinggi? Ini Gambaran Besarnya Supaya Kamu Tahu dan Nggak Salah Kira!
Vakum 17 Tahun, Rieke Diah Pitaloka Main Film Lagi di 'Agen 62' dengan 8 Karakter Sekaligus!
Berdampak Positif Terhadap Inklusi Keuangan di Pedesaan, Agen BRILink Ini Juga Menciptakan Lapangan Kerja