Sufmi Dasco Ahmad: Proses Evakuasi WNI dari Wilayah Konflik di Israel-Iran Dilakukan Bertahap

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 28 Juni 2025 | 22:10 WIB
Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan update terkait proses evakuasi WNI dari Iran. (Instagram/ @sufmi_dasco)
Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan update terkait proses evakuasi WNI dari Iran. (Instagram/ @sufmi_dasco)

PejuangKantoran.com - Gelombang pertama WNI dari Iran sebanyak 97 orang berhasil dievakuasi pemerintah melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan. Dari jumlah itu, 11 WNI telah tiba di Indonesia dalam keadaan selamat.

Selanjutnya, proses evakuasi WNI dari wilayah konflik di Iran dan Israel terus dipantau oleh DPR, demikian menurut Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Dasco memastikan bahwa proses evakuasi dilakukan pemerintah secara bertahap demi menjamin keselamatan seluruh WNI.

Baca Juga: Setelah 37 Tahun, Anna Wintour Mundur dari Jabatan Pemimpin Redaksi Vogue Terbitan Amerika

“Pemerintah terus melakukan komunikasi dan pemantauan kondisi. Secara bertahap, evakuasi WNI akan terus dilakukan,” ujar Dasco di Jakarta, Jumat (27/6/2025).

“Keselamatan WNI tetap menjadi prioritas utama semua pihak,” tegas Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu.

Karena itu, ia mengimbau para WNI yang kini terjebak di wilayah konflik Israel-Iran agar tetap tenang dan tidak panik. Ia menegaskan bahwa pemerintah bekerja maksimal dalam menangani situasi ini.

“Pemerintah dan DPR terus berkoordinasi, terutama dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan diplomatik Indonesia di wilayah tersebut,” tambahnya.

Dasco juga menuturkan, pimpinan DPR bersama Komisi I DPR akan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah untuk memantau langsung perkembangan situasi WNI di Iran.

Baca Juga: Layanan Hybrid Bank Mampu Menjangkau 67 Ribu Desa, AgenBRILink Sumbang Rp643 Miliar bagi BRI

"DPR dalam hal ini, pimpinan DPR dan Komisi I akan terus berkomunikasi dengan pemerintah memonitor keadaan," terangnya.

Ketua Harian Partai Gerindra itu kemudian menegaskan, DPR telah meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) hingga Kedutaan Besar (Kedubes) Iran untuk membuat hotline atau menjembatani komunikasi pemerintah dengan WNI yang berada di lokasi konflik.

"Dan meminta kepada Kementerian Luar Negeri dalam hal ini juga Kedutaan Besar Iran untuk mengupayakan adanya hotline agar komunikasi warga negara kita di Iran bisa terpantau dengan baik demikian," tutup Sufmi Dasco Ahmad.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Gerindra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X