PejuangKantoran.com - Mengisi daya perangkat seperti ponsel atau laptop tampak sederhana, tetapi ada sejumlah kesalahan umum yang bisa merusak perangkat atau bahkan menimbulkan risiko kebakaran.
Berikut ini penjelasan lengkapnya agar perangkat elektronik kamu bisa awet dan aman dipakai.
-
Menggunakan Kabel Rusak atau Terkelupas
Kabel yang aus atau retak dapat memicu percikan listrik, panas berlebih, hingga kebakaran. Segera ganti kabel jika sudah terlihat kerusakan . -
Membiarkan Perangkat Terhubung Saat Sudah Penuh
Meskipun banyak perangkat modern mematikan aliran listrik saat baterai penuh, tetap men-charge berlebihan dapat menyebabkan panas berlebih dan memperpendek usia baterai . -
Mengisi Daya dari Banyak Perangkat di Satu Stopkontak
Menyambungkan banyak charger pada satu stopkontak bisa membebani sistem listrik, berpotensi menyebabkan panas berlebih atau korsleting. -
Menggunakan Kabel Palsu atau Murahan
Charger tiruan seringkali tidak memiliki proteksi listrik yang memadai, sehingga meningkatkan risiko kegagalan pengisian atau kebakaran -
Mengabaikan Tanda Perangkat Overheat
Bila perangkat terasa panas saat diisi, segera cabut. Panas berlebih bukan hanya merusak perangkat, tetapi juga dapat menandakan kerusakan lebih dalam. -
Tidak Mengikuti Petunjuk Produsen
Produsen biasanya memberikan panduan spesifik terkait charger dan lama pengisian. Mengabaikannya bisa berakibat pada degradasi baterai . -
Mengisi Daya di Permukaan Lunak seperti Kasur atau Sofa
Permukaan kain dapat menghambat sirkulasi udara dan menyebabkan baterai cepat panas
8. Menggunakan Perangkat saat Sedang Diisi (Streaming/Gaming)
Aktivitas berat saat diisi daya meningkatkan suhu internal perangkat, mempercepat kerusakan baterai .
9. Menaruh Perangkat di Tempat Tidak Stabil
Artikel Terkait
BRIvolution Initiatives Phase 1 Jadi Fondasi Awal dari Rangkaian Transformasi Berkelanjutan
Tak hanya Pacu jalur di Riau, Indonesia Punya Banyak Balap Perahu Tradisional. Berikut Daftarnya!
Padel Kena Pajak Hiburan 10 Persen, Pramono Anung: 'Kan Pemainnya Rata-rata Orang Mampu'
Analis Kompak Rekomendasikan Investor untuk Beli Saham BBRI, Bukti Adanya Market Trust Yang Fundamental
ESDM Tunjuk Pertamina Jalankan Kebijakan LPG Satu Harga Mulai 2026
Lewat Program BRI, Couplepreneur Craftote Sukses Ekspor Kerajinan Lokal ke Asia dan Amerika
BRI Menjadi Bank dengan Portofolio Sustainable Financing Terbesar di Indonesia
Istana Tanggapi Imbauan Cari Kerja ke Luar Negeri: Bukan Karena Tak Ada Lowongan di Dalam Negeri
BRI Bantu Salurkan BSU Senilai Rp1,72 T ke 2,8 Juta Pekerja, Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional
Konsisten Berikan Pengalaman Positif Nasabah, BRI Sabet Penghargaan Banking Service Excellence