Arya adalah diplomat yang aktif di misi kemanusiaan dan perlindungan WNI sehingga ada kemungkinan kematiannya terkait dengan tugas penting atau informasi sensitif yang ia miliki.
Haniva bahkan membuka kemungkinan bahwa Arya menjadi korban upaya pembungkaman. Apalagi, kasus ini minim saksi dan terjadi di lokasi yang cukup tertutup.
Jika memang ini adalah pembunuhan, pelakunya bisa jadi sangat terlatih karena hampir tidak meninggalkan jejak.
Ia menyarankan agar penyidik melakukan pemeriksaan digital secara mendalam, seperti mengecek riwayat panggilan, pesan terakhir, lokasi ponsel, dan aktivitas korban menjelang kematian.
Baca Juga: Ini Tugas Seorang Diplomat dan Keterampilan yang Harus Dimilikinya, Salah Satunya Jago Bergaul
Rekonstruksi waktu juga penting untuk mencocokkan waktu kejadian dengan keberadaan para penghuni indekos lainnya.
Selain itu, Haniva menekankan pentingnya memeriksa orang-orang yang pernah terlibat konflik dengan Arya dalam beberapa waktu terakhir.
“Jangan abaikan siapa pun yang pernah punya masalah dengan korban,” ujarnya.
Kini, semua mata tertuju pada hasil penyelidikan lanjutan terhadap kasus kematian diplomat muda ini. Apakah kematian Arya Daru Pangayunan hanyalah kecelakaan tragis atau justru menyimpan misteri besar yang belum terungkap?
Artikel Terkait
Bagi Gen Z, Kripto Sudah Jadi Dompet Digital untuk Belanja Kebutuhan Sehari-hari. Apa yang Dibeli?
7 Contoh Penulisan "Tentang Saya" di CV untuk Berbagai Posisi, dari Fresh Graduate hingga yang Senior
Yang Bikin Yasmin Napper Harus Menangis di Series 'Cinta Dalam Sujudku'
Apa Itu Ketangkasan Belajar dan Bagaimana Cara Kamu Mengembangkannya di Tempat Kerja?
Manajer Adalah Pimpinan Sekaligus Pelatih, Karena iItu Lakukan Hal Berikut Ini Untuk Tingkatkan Produktivitas Tim!
Kuasai Dasar-dasar Teknik Padel Dengan Benar Seperti Berikut Ini Agar Permainanmu Makin Seru!
Waspada! Meski Punya Tingkat Keterlibatan Kerja yang Lebih Tinggi, Pekerja WFH Juga Merasa Lebih Tertekan