Pejuangkantoran.com - Plaza 2 Blok M atau yang belakangan dikenal dengan sebutan District Blok M kembali jadi perbincangan.
Kawasan yang sempat ramai dengan deretan kuliner UMKM ini kini mendadak sepi, bahkan banyak kios makanan tutup sejak akhir Agustus 2025.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia pada Rabu (3/9/2025), suasana Plaza 2 Blok M terlihat lengang.
Dari puluhan kios yang tersedia, hanya belasan yang masih buka, mayoritas menjual aksesori.
Sementara kios makanan yang dulu jadi daya tarik utama, kini tinggal empat yang bertahan.
Padahal, kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh dan terbengkalai tersebut, dihidupkan kembali oleh banyak UMKM makanan sejak akhir 2024.
Tempat ini bahkan sempat viral karena ramai pengunjung setiap hari.
Baca Juga: Rute Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera Sudah Dibuka, Gubernur DKI Janjikan 5 Rute Baru Lagi!
Harga sewa melonjak, tagihan listrik tidak dibayarkan
Sayangnya, masa kejayaan itu tidak bertahan lama.
Mulai Agustus 2025, banyak akun UMKM di TikTok dan Instagram mengumumkan pamit dan menutup usaha mereka di sana.
Penyebabnya adalah tarif sewa kios yang melonjak drastis.
Salah satu pedagang minuman bernama Wira (30) bercerita, biaya sewa yang dulu hanya Rp2 juta per kios, tiba-tiba naik jadi Rp7,5 juta per bulan.
“Dulu Rp2 juta per ruko, saya pakai dua. Sekarang naik jadi Rp7,5 juta per kios. Jadi totalnya Rp15 juta,” kata Wira.
Artikel Terkait
Wah Ada Perubahan Nama Halte TransJakarta, Jangan Bingung Saat Berangkat Kerja
Kenapa Ada Orang yang Enggan Coba Kuliner Lokal saat Traveling, dan Pilih Ayam Goreng Fast Food Saja?
Belajar dari Job Fair Bekasi, Pramono Anung Sebut Pemprov DKI Atur Ulang Cara Umumkan Lowongan
Gabung Program Variety Galaxy Quest of Indonesia, Dian Sastro Jadi Sadar Banyak Kuliner yang Belum Ia Coba
Padel Kena Pajak Hiburan 10 Persen, Pramono Anung: 'Kan Pemainnya Rata-rata Orang Mampu'
MRT Jakarta Terdampak Demo, Hanya Layani Rute Lebak Bulus – Blok M
Tarif Promo Rp1 untuk Transum Jakarta, Termasuk MRT dan TransJakarta Masih Berlaku!