PejuangKantoran.com - Tahun 2025 menjadi angin segar bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menerbitkan lima kebijakan baru yang mengatur agar progress kenaikan pangkat ASN bisa lebih cepat, adil, dan transparan.
Kebijakan-kebijakan ini menambah daftar terobosan BKN yang dilakukan untuk memastikan para pegawai ASN memperoleh hak kepegawaiannya secara maksimal, sesuai ketentuan perundang-undangan.
Berikut ringkasan kebijakan baru BKN, beserta arti dan dampaknya bagi ASN:
Baca Juga: Tinggalkan Karirnya sebagai Menkeu, Sri Mulyani Nikmati Waktunya bersama Keluarga dan Bestie-nya
1. Kenaikan pangkat reguler bisa melebihi pangkat atasan
Melalui Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2025 tentang Kenaikan Pangkat Reguler Pegawai Negeri Sipil, ASN yang memenuhi syarat bisa mendapatkan kenaikan pangkat reguler, bahkan lebih tinggi daripada atasan langsung mereka. Syaratnya, selama pangkat tersebut masih sesuai dengan kualifikasi pendidikan.
2. Kenaikan pangkat setiap bulan, maksimal 12 kali dalam setahun
Sebelumnya, usulan kenaikan pangkat ASN hanya bisa dilakukan enam kali per tahun. Dengan regulasi baru, yaitu Peraturan BKN Nomor 4 Tahun 2025 tentang Periodisasi Kenaikan Pangkat PNS, mulai 1 Oktober 2025 ASN bisa mengajukan kenaikan pangkat setiap bulan sehingga menjadi 12 periode tahunan.
3. Kemudahan pencantuman gelar akademik atau profesi
BKN juga semakin mempermudah layanan pencantuman gelar akademik. ASN dengan ijazah dan transkrip nilai asli cukup memenuhi persyaratan administratif tanpa kondisi rumit seperti dulu.
Baca Juga: Yudo Sadewa, Si “Bocah Trader” Anak Menteri Keuangan yang Kini Jadi Sorotan Publik
4. Uji kompetensi jabatan fungsional kepegawaian
Untuk memudahkan ASN naik jenjang, uji kompetensi kepegawaian kini diadakan 12 kali setahun.
Ini membuat kesempatan meng-upgrade kompetensi menjadi lebih rutin.
5. Pengelolaan talenta yang lebih baik
BKN akan mengembangkan manajemen talenta agar SDM ASN makin profesional, mampu menghadapi tantangan kerja, dan ditempatkan berdasarkan potensi serta kompetensi. Hal ini tentu saja membantu ASN agar bekerja di posisi yang sesuai kapabilitasnya.
Artikel Terkait
Siapa Suka Ngumpulin Cap Paspor? Mulai Oktober, Cara Ini akan Diganti Metode Digital di Eropa
Film Pangku, Karya Reza Rahadian sebagai Sutradara, akan Tayang di Busan International Film Festival
Bantuan AI akan Membantu Strategi Bisnis Kamu Jadi Lebih Terarah dan Berbasis Data
Highlight Pekan Lalu: Video Presiden Prabowo Tayang di Bioskop, Istana Angkat Bicara
Menkeu Purbaya Sebut Penghasilan Lebih Kecil Dibanding Saat Pimpin LPS, Gajinya Turun
Momen Bahagia, Putra Sri Mulyani dan Retno Marsudi Resmi Sandang Gelar Dokter Spesialis
Sejarah Matcha di Dunia dan Indonesia Ternyata Bukan Asli Jepang dan Perkembangannya Didorong Pandemi!