PejuangKantoran.com - Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) resmi menyampaikan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini dinilai memiliki tujuan mulia dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
PERSAGI menegaskan, keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada distribusi makanan, tetapi juga pada tata kelola yang baik, akuntabilitas, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang berkesinambungan. Dengan langkah ini, program diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam perbaikan status gizi nasional.
Sebagai organisasi profesi, PERSAGI juga menekankan pentingnya keterlibatan Ahli Gizi lulusan program studi gizi (D3, D4, atau S1) sesuai standar profesi dalam pelaksanaan MBG. Para ahli gizi diwajibkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PERSAGI sebagai identitas resmi profesi sekaligus menjunjung tinggi Kode Etik PERSAGI. Hal ini dipandang sebagai upaya menjaga integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab moral kepada masyarakat.
Baca Juga: Gaji Karyawan Tak akan Dipotong 3 Persen untuk Tapera usai MK Batalkan Undang-undangnya
Selain itu, PERSAGI menilai bahwa penyelenggaraan makanan di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) harus disertai peningkatan kapasitas tenaga ahli gizi. Untuk itu, diperlukan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang mencakup berbagai pelatihan dan sertifikasi. Di antaranya pelatihan penyelenggaraan makanan institusi, sertifikasi Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), hingga pelatihan perhitungan unit cost.
Langkah-langkah tersebut dianggap penting untuk menjamin mutu serta profesionalisme dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis. Dengan dukungan penuh dari PERSAGI, diharapkan MBG dapat berjalan lebih efektif dan memberi kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.
Artikel Terkait
Dari Senyum Ramah hingga Layanan Berkelas, Ini 10 Maskapai dengan Awak Kabin Paling Cantik
Kemenpar dan Indonesia Gastronomy Network Siap Angkat Kuliner Indonesia ke Panggung Dunia
Nasib Pegawai ASN di Kementerian BUMN usai Jadi Badan Diungkap Menpan RB Rini Widyantini
Prabowo Pastikan Proyek IKN Jalan Terus, Ribuan ASN Bersiap Pindah ke Kalimantan
Gaji PNS Bakal Naik di Oktober 2025, Ini Rinciannya
Sejumlah Ruas Tol Dalam Kota Ditutup Sementara dari 29 September - 4 Oktober 2025
Erick Thohir Usulkan Ada Dana Pensiun untuk Atlet dan Pelatih Berprestasi
Silvia Venturini Fendi mengundurkan diri dari posisi Creative Director di Rumah Mode Fendi
Cabang Bank Mulai Ditinggal Nasabah, Mobile Banking Jadi Andalan. Jadi Ancaman PHK Massal?
Gaji Karyawan Tak akan Dipotong 3 Persen untuk Tapera usai MK Batalkan Undang-undangnya