Anak Menkeu, Yudo Sadewa, Kembali Viral saat Kritik soal Warga Indonesia yang 'Mabok Agama'

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 4 November 2025 | 22:01 WIB
Putra sulung Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa, kembali viral dengan postingan soal mabok agama. (IG @Info_warganet.id)
Putra sulung Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa, kembali viral dengan postingan soal mabok agama. (IG @Info_warganet.id)

PejuangKantoran.com - Nama Yudo Sadewa, putra Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, kembali ramai dibicarakan di media sosial.

Setelah sebelumnya sempat heboh karena ramalannya tentang krisis ekonomi pada 2027, kini Yudo viral lagi lewat unggahannya yang menyinggung soal masyarakat Indonesia yang religius, tetapi tidak berkembang.

Dalam sebuah video yang diunggah di akun TikTok-nya pada Minggu (2/11/2025), Yudo dengan gaya santainya menyampaikan kalimat yang langsung bikin heboh dunia maya.

Baca Juga: Yesss...! Bakal Ada 25 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pada 2026, Simak Jadwal Lengkapnya!

Guys, orang Indonesia itu mabok agama sekaligus nggak beragama,” ucapnya.

Kalimat itu langsung jadi bahan perdebatan. Ada yang merasa tersindir, tetapi banyak juga yang menilai ucapannya jujur dan berani.

Yudo kemudian menjelaskan bahwa istilah “mabok agama” bukan untuk menghina, tetapi untuk mengkritik kebiasaan masyarakat yang terlalu sering mengaitkan segala hal dengan agama tanpa benar-benar memahami maknanya.

Menurutnya, banyak orang yang hanya menjalankan ritual keagamaan, tetapi lupa mencari tahu alasan atau logika di balik ajaran tersebut.

“Untuk memperkuat keimanan, kita juga harus belajar ilmu pengetahuan biar paham alasannya. Misalnya kenapa agama A mengharamkan sesuatu, pasti ada logika dan nasihatnya. Jangan cuma ikut-ikutan ritual tanpa tahu maknanya,” jelasnya.

Kritik tajam soal religiusitas dan moralitas

Baca Juga: ASN Bakal Kena Sanksi Ringan sampai Berat JIka Tidak Masuk Kerja tanpa Alasan yang Sah!

Yudo juga menyoroti paradoks di masyarakat Indonesia yang dikenal sebagai negara yang religius, tetapi masih banyak masalah seperti korupsi, pemalakan, dan berbagai tindakan yang bertentangan dengan nilai moral.

“Yang Islam paling banter cuma salat Jumat, lima waktunya nggak. Yang Kristen juga jarang ke gereja. Nah, dari situ muncul korupsi, maksiat, dan perilaku menyimpang lainnya,” katanya blak-blakan.

Pernyataan itu pun langsung memancing perdebatan panas di media sosial. Banyak yang setuju dengan pandangan Yudo, menilai bahwa kritiknya benar dan relevan dengan kondisi sekarang.

Salah satu warganet berkomentar, “Bener banget, banyak orang rajin ibadah tapi lupa tanggung jawab di rumah. Padahal keseimbangan dunia dan akhirat itu penting.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Viva.co.id, Radar Jogja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X