Zulhas juga menyinggung soal tata kelola hutan, termasuk di wilayah Papua. Ia menjelaskan bahwa ada kawasan yang memang harus dilindungi sepenuhnya, tetapi ada pula area Areal Penggunaan Lain (APL) yang dapat dimanfaatkan untuk kebun, pertanian, atau peternakan.
Ia menilai pengelolaan ruang menjadi penting agar wilayah seperti Papua dapat berkembang setara dengan provinsi lain dari sisi pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur.
Polemik Taman Nasional Tesso Nilo
Salah satu isu yang belakangan ramai adalah kondisi Taman Nasional Tesso Nilo, kawasan lindung yang mengalami pembukaan lahan secara ilegal. Zulhas menjelaskan bahwa area tersebut memang sepenuhnya dilindungi dan seharusnya tidak boleh dirambah.
Ia menyebut sekitar 4 juta hektare kawasan hutan dalam kondisi terdegradasi, bahkan berpotensi bertambah hingga 6 juta hektare. Menurutnya, sebagian besar aktivitas tersebut dilakukan tanpa izin.
Zulhas menyampaikan bahwa ia menyesal karena tidak bisa mempercepat penertiban kawasan itu ketika masih menjabat sebagai Menteri Kehutanan.
“Kalau ada yang saya sesalkan, ya itu. Butuh lebih dari 20 tahun untuk bisa mengembalikan kawasan itu. Saya menghargai langkah yang dilakukan Pak Prabowo sekarang,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa proses penegakan hukum di sektor kehutanan melibatkan banyak pihak, mulai dari aparat, lembaga pemerintah, hingga pemerintah desa, sehingga kadang ada faktor yang membuat penertiban berjalan lambat.
Zulhas juga menyinggung salah satu momen ketika ia diwawancarai aktor Hollywood Harrison Ford pada 2013, yang menggambarkan betapa Indonesia saat itu masih berada dalam masa transisi demokrasi.
Artikel Terkait
Aturan Tenaga Kerja Asing untuk Bekerja di Singapura Berubah Mulai 2025, Apa Dampaknya buat Kamu?
Gary Iskak Meninggal Dunia, Diduga akibat Kecelakaan Motor usai Syuting Program Misteri
Penghitungan PPh 21 Masa Desember dengan Cara yang Lebih Mudah Dipahami
5 Fakta Terkini tentang Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
Harga BBM 1 Desember 2025: Pertamina, Shell, BP, hingga Vivo Kompak Naik
Dikecam Warganet usai Sebut Bencana Hanya Mencekam di Medsos, Kepala BNPB Minta Maaf
Basarnas Ungkap Skala Besar Bencana Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Aceh Porak-Poranda Diterjang Banjir Bandang: Empat Kampung Hilang, Akses Darat Terputus
Tactical Vest yang Dipakai Verrell Bramasta di Lokasi Banjir Sumbar Ternyata Buatan Bandung
Update Korban Bencana Sumatera: 753 Meninggal, 650 Hilang, dan Ratusan Ribu Mengungsi