Pejuangkantoran.com – Selain Ferry Irwandi yang berhasil menggalang dana sebesar Rp10M hanya dalam waktu 24 jam dan menyalurkan bantuan ke wilayah yang terdampak bencana alam di Sumatera, komika Praz Teguh juga melakukan hal yang sama.
Komika asal Sumatera ini membuka link donasi lewat platform Kitabisa dan berhasil mengumpulkan nyari Rp1M hanya dalam dua hari, seperti yang ditulis di inews.com.
Praz memakai nama penggalangan dana dengan nama ‘DARURAT! Korban Banjir Butuh Bantuamu’.
Tak berhenti di situ, Praz juga turun langsung ke titik bencana. Seperti yang disampaikan oleh Praz di akun Threads-nya, @praz_teguh, sekitar 17 jam sebelum tulisan ini turun.
Praz menceritakan bagaimana kondisi daerah Aras Napal yang berada di wialayah Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara saat ia tiba, berikut lampiran foto-foto dan video perjalanan menuju dan sesampainya di tenpat tersebut.
Dari foto-foto dan videonya jelas sekali bahwa Aras Napal ini benar-benar terisolir setelah menjadi daerah yang terdampak bencana banjir.
Baca Juga: Duka Banjir Bandang Aceh Timur: Bupati Ungkap Kekecewaan atas Lambatnya Respons Satpol PP
Praz dan rombongan menuju ke Lokasi tersebut dengan mengendarai speedboat kecil dalam kondisi hari masih gelap hingga terang.
“Sesampainya kita di Sumut kita langsung ke Arasnapal daerah yang sangat terisolir dan belum ada bantuan sama sekali hanya dari sanak saudara oleh karna itu kita harus menempuh 4 jam perjalanan darat sampai ke desa bukit mas besitang dan lanjut naik sampan 45 menit,“ ujar Praz di akun Threads-nya tersebut.
Praz tak hanya membantu menyalurkan donasi tersebut langsung ke korban. Ia juga membantu membersihkan puing, lumpur, dan sisa kerusakan.
Yang tak kalah penting juga, Praz Teguh juga memberikan dukungan moral dan emosional. Praz berinteraksi langsung dengan korban, mendengarkan curhatan mereka dan berempati terhadap korban.
Dukungan seperti ini juga sangat dibutuhkan oleh korban selain dukungan bantuan pokok seperti sembalo dan barang kebutuhan dasar lainnya.
Dengan hadir langsung, duduk, berbicara, mendengarkan, ia membantu menyediakan dukungan emosional, rasa dihargai, dan rasa bahwa mereka “tidak sendirian”. Itu penting untuk kestabilan batin, terutama di masa krisis. ***
Artikel Terkait
5 Fakta Terkini tentang Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
Basarnas Ungkap Skala Besar Bencana Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Aceh Porak-Poranda Diterjang Banjir Bandang: Empat Kampung Hilang, Akses Darat Terputus
Tactical Vest yang Dipakai Verrell Bramasta di Lokasi Banjir Sumbar Ternyata Buatan Bandung
Zulkifli Hasan Tanggapi Isu Dirinya Disebut Bertanggung Jawab atas Banjir dan Longsor di Sumatera
BNPB Perbarui Data Korban Banjir dan Longsor di Sumatera, Angka Meninggal Capai 753 Jiwa