8 Kota Dunia dengan Sistem Kereta Komuter Terbaik Saat Ini!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 12 Februari 2026 | 17:55 WIB
Ilustrasi: kereta komuter. Layanan kereta rel listrik KAI akan diperluas lagi ke beberapa kota di sekitar Jabodetabek. (Sigit Triwahyu - Pejuangkantoran.com)
Ilustrasi: kereta komuter. Layanan kereta rel listrik KAI akan diperluas lagi ke beberapa kota di sekitar Jabodetabek. (Sigit Triwahyu - Pejuangkantoran.com)

Jaringan ini sering terintegrasi dengan London Underground, bus, dan kereta regional UK lainnya. 

Catatan: struktur jaringan komuter London berbasis banyak rute yang memasuki pusat kota dari berbagai arah.

3. Paris, Prancis — Réseau Express Régional (RER)

RER adalah jaringan kereta komuter regional hybrid yang menggabungkan layanan metro di dalam pusat Paris dengan layanan kereta pinggiran kota berkecepatan tinggi ke berbagai arah. 

Sistemnya memiliki panjang rute besar dan volume penumpang yang sangat tinggi, terutama di koridor utama RER A dan B. 

Kelebihan: cocok untuk metropolitan besar dengan permintaan perjalanan jauh dari suburban ke pusat.

Baca Juga: Wacana Stasiun KRL Karet Bakal Ditutup, Ini Respons KAI Commuter soal Kekhawatiran Anak Kereta

4. Berlin dan München, Jerman — Sistem S-Bahn Terintegrasi

Berlin dan kota besar lain di Jerman memiliki sistem S-Bahn yang menjangkau wilayah urban dan suburban secara efisien, sering berbagi rel dengan layanan kereta regional. 

Sistem ini biasanya terintegrasi dengan U-Bahn, tram, dan bus dalam satu tiket. 

Catatan: S-Bahn sering dianggap sebagai “kereta komuter mutakhir” karena konektivitasnya ke area luas.

5. Stockholm, Swedia — Pendeltåg Commuter Rail

Jaringan kereta komuter Pendeltåg di Stockholm menghubungkan pusat kota dengan pinggiran serta kota satelit dengan headway tinggi di koridor tengah. 

Kelebihan: efisien untuk daerah metropolitan menengah yang luas.

6. Kopenhagen, Denmark — S-Train

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber, cnbcindonesia.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X