S-train di Kopenhagen adalah jaringan commuter yang melayani pulse metropolitan dan berintegrasi dengan metro dan bus.
Catatan: sistem ini merupakan contoh bagus dari jaringan komuter yang terkoordinasi dengan moda lain.
7. Helsinki, Finlandia — Commuter Rail (HSL)
Helsinki memiliki jaringan komuter yang beroperasi dengan frekuensi tinggi dan terintegrasi tiket dengan metro serta bus di kawasan metropolitan.
Kelebihan: sistem tiket terpadu dan jaringan yang efisien membantu mobilitas suburban.
Baca Juga: MRT Jakarta Positif Perpanjang Jalur hingga Balaraja dan Serpong, Tangsel Masih Menunggu Kajian
8. Barcelona, Spanyol — Rodalies de Catalunya
Jaringan commuter yang luas di kawasan Barcelona, menghubungkan banyak kota sekitar metropolitan melalui rel bawah tanah dan permukaan.
Catatan: bagian dari jaringan nasional Renfe yang kuat tetapi berfungsi efektif untuk mobilitas harian. ***
Artikel Terkait
Puisi-puisi Penyair Terkenal dalam 13 Bahasa, Termasuk Indonesia, Terpampang di Peron Kereta Bawah Tanah di Seoul
Sebagai Walikota London, Sadiq Khan Bisa Menetapkan Gaji dan Tunjangan Pensiunnya Sendiri
MRT Jakarta Ternyata Memiliki Tarif Metro Termurah Kedua Di Asia Tenggara
Soal Tarif KRL Berbasis NIK atau Harga Tiket KRL Naik, Kemenhub Minta Jangan Tebak-tebakan
Wacana Stasiun KRL Karet Bakal Ditutup, Ini Respons KAI Commuter soal Kekhawatiran Anak Kereta
Tokyo Peringkat I Daftar Jadi Kota Workation Terbaik di Dunia, Jakarta Masuk Daftar di Asia