PejuangKantoran.com - Banyak penelitian yang bilang bahwa AI bakal menggantikan banyak pekerjaan di dunia. Tapi ada satu keterampilan yang tetap tak tergantikan oleh AI, yaitu kemampuan bahasa Inggris.
Fakta tersebut diungkap oleh ETS, lembaga di balik tes TOEIC (Test of English for International Communication). ETS baru saja merilis Global English Skills Report yang melibatkan lebih dari 1.300 praktisi HR di 17 negara.
Hasilnya menunjukkan kalau jago bahasa Inggris itu sekarang sudah jadi syarat wajib di dunia kerja. Apalagi saat ini penggunaan AI di tempat kerja makin gila-gilaan, apalagi di tengah upaya perusahaan memperluas bisnis ke level internasional.
Baca Juga: 5 Cara Menahan Diri untuk Stop Scrolling Handphone Terus-terusan saat Lagi Kerja
Laporan ETS juga menepis anggapan kalau AI bisa jadi "penambal" buat mereka yang belum lancar bahasa Inggris. Soalnya, sekitar 6 dari 10 perusahaan di dunia sepakat kalau AI tetap tidak bisa menggantikan kemampuan bahasa Inggris yang kurang, entah itu dalam membaca, menulis, mendengar, apalagi bicara.
Yang bikin mak jleb, 9 dari 10 perusahaan bilang kalau kita tetap butuh skill bahasa Inggris supaya bisa mengoperasikan AI dengan benar. Ya, gimana mau bikin prompt yang oke kalau bahasa Inggrisnya pas-pasan? Belum lagi memilah mana info dari AI yang beneran akurat atau tidak.
Namun menurut Ratnesh Jha, Global General Manager of Institutional Products di ETS, AI itu nggak otomatis menghapus kesenjangan skill, tapi manusianya yang melakukannya.
"Bahasa Inggris adalah jembatan buat karyawan untuk saling terhubung, kunci buat perusahaan biar teknologi mereka benar-benar kepakai, dan cara supaya talenta kita tetap relevan di tengah ekonomi yang berubah cepat banget kayak sekarang," tukas Jha.
Fakta-fakta dari Global English Skills Report
Berdasarkan laporan ETS, ada beberapa angka yang mendukung pernyataan Ratnesh Jha tersebut:
• 90% perusahaan menilai bahasa Inggris penting untuk kesuksesan perusahaan.
• 92% perusahaan bilang keterampilan ini lebih penting saat ini ketimbang lima tahun lalu.
• 81% perusahaan percaya bahwa penggunaan AI justru bikin kemampuan bahasa Inggris di tempat kerja makin penting.
Baca Juga: Microsoft Teams Luncurkan Fitur Deteksi Bahasa dan Video Recap dengan Bantuan AI
ETS juga menekankan bahwa tes bahasa Inggris punya peran besar dalam perekrutan dan pengembangan karyawan. Perusahaan biasanya memakai tes ini untuk:
• Rekrutmen (78%)
• Evaluasi sebelum pelatihan (71%)
• Syarat kenaikan jabatan (66%)
Perusahaan yang rutin menggunakan tes bahasa Inggris standar melaporkan hasil yang lebih baik untuk berbagai aspek seperti:
Artikel Terkait
Biaya Sekolah Pilot Plus Biaya Sertifikasi yang Wajib Diambil agar Bisa Menjadi Pilot Profesional
3 Tips Agar Rumah Tetap Aman Sebelum Mudik Lebaran
Bukan Gaji, 59% Pekerja di Malaysia Resign Akibat Bos dan Budaya Kerja Toxic
Inemuri: Fenomena Tidur di Kantor dan Krisis Istirahat di Jepang
10 Potensi Simpul Kemacetan di Tol Trans Jawa di Mudik Lebaran 2026 Ini dan Tips Menghindari Bottleneck Ini!
Dilarang Sok Bossy! Berikut 7 Hal Praktis yang Bisa kamu Lakukan Agar Managing Across Efektif
Lowongan di Nissin Foods Indonesia Bagi yang Punya Pengalaman Kerja Sama dengan KOL atau Influencer