PejuangKantoran.com - Dulu, gelar sarjana yang mentereng itu jadi kebanggaan (orang tua). Tapi sekarang, yang penting adalah memilih jurusan kuliah yang begitu lulus bisa cepat dapat kerja. Lebih bagus lagi, gaji awalnya juga nggak jelek-jelek amat biar cepat balik modal dari biaya kuliah.
Sebagai gambaran, di Amerika, lulusan baru di tahun 2024 secara rata-rata mendapatkan gaji median (nilai tengah dari daftar upah dari yang terendah sampai tertinggi) sekitar Rp1.045.334.000 per tahun. Tapi, angka ini jauh di bawah lulusan jurusan berbasis teknik dan teknologi.
Teknik komputer, misalnya, menempati peringkat pertama gaji awal karier tertinggi, yaitu sekitar Rp1.622.250.000 per tahun. Namun perlu diketahui, jurusan ini juga punya tingkat pengangguran yang cukup tinggi, yakni 7,8%. Ini menunjukkan, meski potensi penghasilannya besar, persaingan di lapangan juga tidak main-main.
Baca Juga: Lebih dari 60% Orang Pakai AI untuk Menjaga Kesehatan Mental karena Faktor Waktu dan Biaya
Di posisi berikutnya, ada ilmu komputer, teknik kimia, hingga teknik dirgantara, yang semuanya konsisten memberikan gaji awal di kisaran Rp1.442.484.000 hingga Rp1.568.701.350 per tahun.
Di sisi lain, ada jurusan yang secara statistik memberikan gaji awal lebih rendah. Bidang seperti pendidikan, seni, hingga layanan sosial biasanya berada di urutan bawah daftar gaji awal. Jurusan farmasi bahkan sempat mencatatkan gaji awal terendah, yaitu Rp721.400.000 per tahun.
Meski begitu, jangan langsung menyimpulkan kalau jurusan-jurusan dengan gaji awal yang rendah ini masa depannya suram. Ambil contoh jurusan farmasi.
Walaupun gaji awalnya kecil, penghasilan mereka cenderung melonjak drastis seiring bertambahnya pengalaman. Memasuki usia pertengahan karier (35-45 tahun), gaji mereka bisa naik dua kali lipat dan akhirnya melampaui median gaji pekerja lulusan jurusan lain.
Peningkatan gaji tersebut umumnya disebabkan banyak dari mereka yang menempuh pendidikan lanjut hingga ke jenjang pascasarjana.
Beda antara jurusan dengan gaji tertinggi dan terendah bisa lebih dari Rp901.750.000 per tahun di awal karier. Nggak heran, calon mahasiswa sekarang ini lebih selektif memilih jurusan kuliah.
Baca Juga: Diam saat Meeting Nggak Selalu Berarti Nggak Punya Ide, Ternyata Ada Banyak Penyebab Lainnya
Namun, satu hal yang perlu diingat, meskipun gaji awal jurusan pendidikan atau seni rata-rata tidak setinggi teknik, penghasilan mereka tetap di atas lulusan SMA.
Selain itu, nilai sebuah gelar itu bukan hanya masalah gaji awal. Banyak faktor lain yang membuat orang memilih jurusan tertentu, misalnya minat, jenjang karier jangka panjang, hingga kepuasan kerja. Hal-hal itu tentu nggak bisa diukur hanya dengan gaji saja.
Data ini pun bukan tentang jurusan mana yang lebih baik, melainkan cermin realitas pasar kerja sekarang ini. Memilih jurusan itu merupakan keputusan investasi waktu dan uang, jadi sebaiknya pertimbangkan juga prospek jangka panjangnya.
Berikut adalah daftar jurusan sarjana dengan gaji awal tertinggi dan terendah per tahun, seperti dirilis oleh Federal Reserve Bank of New York. Angka sebelumnya dalam dollar yang dikonversi ke rupiah dengan kurs 1 dollar setara Rp18.000.
Artikel Terkait
Kedutaan Besar Swedia di Jakarta Buka Lowongan Communications & Commercial Officer, Simak Syaratnya
Profil Lengkap Silmy Karim: Jejak Karier dari Industri Pertahanan, Krakatau Steel, Dirjen Imigrasi hingga Wakil Menteri
Tidak Sekedar Lari, 2 Latihan Ini Wajib Dilakukan oleh Pelari
Ngopi Cantik Tetap Jalan, Dompet Nggak Kena Mental
Tahukah Kamu? Sekarang KTP Kamu Bisa Diakses Dari Gagdet
Sekarang Kamu Bisa Dengan Mudah Mencetak E-KTP yang Hilang atau Rusak di Mesin Ini! Baca Tata Caranya
Bagi Pekerja Kantoran, Diversifikasi Investasi Adalah Strategi Cerdik Mengamankan Penghasilan