Menurut Kepala BWS Kalimantan III, Sandi Eriyanto, seperti yang dikutip antaranews.com, hamparan pasir yang terlihat merupakan bagian sungai yang tidak lagi teraliri air akibat turunnya muka air, sedangkan alur utama masih berair dan masih tetap berfungsi sebagai jalur transportasi sungai. ***
Artikel Terkait
Pandawara Group Ajak Rakyat Urunan Beli Hutan. Secara Global Banyak Gerakan Lain dengan Semangat yang Sama!
Betulkah Sering Ngopi Bisa Memicu Gundulnya Hutan? Simak Fakta-faktanya!
Kabut Asap Dari Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya. Gunakan Masker yang Tepat Seperti Berikut Ini!
Viral Pengendara di Kalsel Saling Bunyikan Klakson Sebagai Tanda, Karena Kabut Asap Karhutla
Menurut WHO Kabut Asap Akibat Karhutla Jauh Lebih Berbahaya Daripada Debu Biasa Bagi Kesehatan Manusia