PejuangKantoran.com - Burger King menutup 26 tokonya. Keputusan ini dipicu kegagalan pemegang franchise-nya, EYM King of Michigan, mencapai kesepakatan baru bersama perusahaan induk Burger King, Restaurant Brands International.
Hal ini memicu penutupan semua toko Burger King di Michigan (26 toko), dengan alasan kegagalan untuk berdamai dengan jaringan makanan cepat saji tersebut.
Waralaba tersebut menyatakan, Burger King menutup 26 tokonya sebagai kondisi bisnis yang tidak terduga, dalam pemberitahuannya kepada Department of Labor and Economic Opportunity Michigan.
Baca Juga: 4 Versi Doa Buka Puasa Ramadhan yang Bisa Dibaca Jelang Berbuka
Akibat Burger King menutup 26 tokonya, 424 karyawan akan kehilangan pekerjaan, termasuk manajer umum, dan manajer shift.
Ternak melimpah
Burger King termasuk restoran cepat saji terbesar ketujuh di dunia berdasarkan pangsa pasarnya. Restoran ini menjual setidaknya 2,4 juta burger setahun di lebih dari 18.700 lokasi di seluruh dunia, dengan pendapatan lebih dari 1,6 miliar dollar per tahun.
Di Amerika pun, Burger King menempati peringkat kelima jaringan resto burger ternama, di mana peringkat pertama masih ditempati McDonald’s.
Burger memang termasuk makanan Amerika yang paling populer karena lezat dan murah. Di negara-negara bagian kawasan Midwest, ternak melimpah sehingga bahan baku sangat mudah didapat.
Tidak heran, hamburger sudah menjadi makanan cepat saji di Amerika sejak awal abad ke-20. Sayang, walaupun penjualan burger dijamin laris, banyak hal lain yang bisa memicu kegagalan penjualannya.
Baca Juga: Dampak Setiap Keputusan Politik Akan Dirasakan Semua Warga, Masih Enggan Ikut Pemilu 2024?
Proses restrukturisasi
EYM mulai menutup lokasi Burger King pada 17 Maret lalu, dan diperkirakan akan menutup semua tokonya pada pertengahan April. Sebagian besar penutupan toko Burger King akan berdampak di area Detroit.
Toko Burger King yang sekarang tutup, yaitu di 34835 Plymouth Road di Livonia, Michigan, meninggalkan sebuah catatan yang berbunyi, "EYM Corporation di Michigan sudah membuat keputusan untuk menutup seluruh tokonya di Michigan. Staf toko ini akan merindukan hubungan dengan pelanggan yang telah kita jalin, kami senang melayani Anda."
Namun, EYM menjanjikan bahwa waralaba lain bisa mengambil alih lokasi Burger King di masa mendatang.
Artikel Terkait
Kaum Lajang, Jangan Terlalu Lama Hanyut dalam Pesona Si Office Fakboy
Lupa itu Wajar, Tapi Bagaimana Hukumnya Mencicipi Masakan Saat Puasa?
Mau Ketemu Klien Sore Hari? Ini Cara Termudah Agar Tetap Segar dan Wangi Sepanjang Hari
Suka Memendam Masalah, Ini Cara Erika Carlina Mengeluarkan Uneg-unegnya
28 Maret Diperingati sebagai Respect Your Cat Day, Sudahkah Bilang Sayang pada Kucingmu?
Buat yang Suka Main Medsos, Ada Lowongan Kerja Senior Social Media Manager – Global di Emurgo