Berita tentang penutupan lebih dari dua lusin toko Burger King di Michigan datang saat jaringan resto burger tersebut mengalami reset merek di AS.
Pada bulan September, Restaurant Brands International mengumumkan akan menginvestasikan 400 juta dollar selama dua tahun ke depan untuk meningkatkan pertumbuhan Burger King di AS, dan memperkuat posisi jaringan sebagai restoran cepat saji premium.
Baca Juga: Selama Ramadhan, ASN yang Bekerja 6 Hari Seminggu Bisa Pulang Jam 14.00, Kamu Pulang Jam Berapa?
Sebanyak 800 restoran teratas Burger King juga akan direnovasi sesuai rencana baru tersebut.
Restaurant Brands International mengatakan pada diskusi dengan analis bulan lalu, bahwa mereka menginvestasikan 30 juta dollar dari dana yang dialokasikan untuk proses restrukturisasi pada kuartal keempat.
Perusahaan induk tersebut juga menunjuk CEO baru Burger King, Joshua Kobza, yang sebelumnya menjabat COO di raksasa jaringan resto burger tersebut.
Artikel Terkait
Kaum Lajang, Jangan Terlalu Lama Hanyut dalam Pesona Si Office Fakboy
Lupa itu Wajar, Tapi Bagaimana Hukumnya Mencicipi Masakan Saat Puasa?
Mau Ketemu Klien Sore Hari? Ini Cara Termudah Agar Tetap Segar dan Wangi Sepanjang Hari
Suka Memendam Masalah, Ini Cara Erika Carlina Mengeluarkan Uneg-unegnya
28 Maret Diperingati sebagai Respect Your Cat Day, Sudahkah Bilang Sayang pada Kucingmu?
Buat yang Suka Main Medsos, Ada Lowongan Kerja Senior Social Media Manager – Global di Emurgo