Makna Jumat Agung dan Kisah Sengsara Yesus Kristus

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 7 April 2023 | 13:35 WIB
Ilustrasi: Makna Jumat Agung adalah pencurahan kasih Tuhan dengan mempersembahkan diri-Nya di kayu salib. (Freepik)
Ilustrasi: Makna Jumat Agung adalah pencurahan kasih Tuhan dengan mempersembahkan diri-Nya di kayu salib. (Freepik)

Hal ini perlu dilihat sebagai tindakan yang dilakukan oleh umat manusia, yang membutuhkan pertobatan, di mana kita harus mengakui dosa kita dan menyatakan pengabdian kita kepada Tuhan.

Pada Jumat pagi di Hari Jumat Agung biasanya gereja juga mengadakan Ibadat Jalan Salib, di mana umat berdoa dan berefleksi di sepanjang 14 stasi.

Stasi umumnya berupa lukisan yang menggambarkan perjalanan Kristus yang dimulai dari Yesus dijatuhi hukuman mati, penyaliban dan berakhir pada kematiannya.

Di beberapa bagian dunia, umat juga akan menampilkan drama untuk mengenang kisah sengsara Yesus Kristus yang disebut Tablo, di mana mereka merekaulang jalannya peristiwa-peristiwa tersebut.

Tidak seperti kebanyakan hari raya keagamaan, pada hari Jumat Agung biasanya tidak diadakan misa, melainkan Ibadat Sabda (Pasio, atau kisah sengsara Yesus Kristus), Ibadat Penghormatan Salib, dan Ibadat Komuni Kudus.

Baca Juga: Umat Katolik Rayakan Minggu Palma, Apa Sih Maknanya?

Tanpa tanda salib

Imam juga tidak membuka dan mengakhiri ibadat dengan tanda salib. Sebab pada Jumat Yesus masih mengalami penderitaan, dan salib adalah lambang hinaan dan penderitaan.

Baru setelah kebangkitan Yesus di Hari Raya Paskah, salib itu menjadi tanda kemenangan atau keselamatan sehingga imam dan umat kembali membuat tanda salib dengan mulia dan meriah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: USA Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X