PejuangKantoran.com - Paus Fransiskus, yang minggu lalu dirawat di rumah sakit, tidak menghadiri Ibadat Jalan Salib di Colosseum.
Paus mengikuti prosesi untuk mengenang kisah sengsara Yesus Kristus tersebut dari kediamannya di Vatikan.
“Oleh karena hawa yang sangat dingin belakangan ini, Paus Fransiskus akan mengikuti Jalan Salib sore ini dari Hotel Santa Marta, bersatu dalam doa dengan mereka yang akan berkumpul dengan Keuskupan Roma di Colosseum,'' demikian pernyataan singkat Vatikan.
Baca Juga: Makna Jumat Agung dan Kisah Sengsara Yesus Kristus
Sabtu (1/4/2023) lalu, Paus Fransiskus keluar dari rumah sakit Roma tempat dia dirawat karena bronchitis. "Saya masih hidup," selorohnya pada wartawan yang menunggui di luar rumah sakit.
Paus Fransiskus (86) dirawat di rumah sakit di Poliklinik Gemelli sejak Rabu (29/3/2023) setelah dilaporkan mengalami kesulitan bernapas.
Saat itu Paus baru mengadakan audiensi publik mingguannya. Paus lalu dirawat dengan antibiotik yang diberikan secara intravena, kata Vatikan.
Pada saat itu Vatikan menyatakan bahwa Paus akan memimpin secara penuh upacara Pekan Suci, termasuk Ibadat Jalan Salib dan Misa Minggu Paskah di Lapangan Santo Petrus.
Pada Jumat (7/4/2023), Paus Fransiskus terlebih dulu memimpin kebaktian doa malam selama dua jam di Basilika Santo Petrus untuk mengenang penderitaan dan kematian Yesus melalui penyaliban.
Mengenakan jubah berwarna merah tua, Paus Fransiskus, yang memiliki masalah lutut kronis, menggunakan kursi roda untuk mencapai area tengah basilika dan memimpin kebaktian.
Baca Juga: Kamis Putih dan Maknanya Buat Umat Katolik di Seluruh Dunia
Saat doa malam tersebut, Paus mendengarkan homili panjang dari pengkhotbah resmi Vatikan. Paus terkadang terdengar serak saat membaca dengan suara keras, dan saat dia memberikan berkatnya di akhir kebaktian.
Vatikan mengatakan Fransiskus juga akan memimpin ibadat Jumat Agung malam di arena Romawi kuno pada prosesi yang mengenang penderitaan Yesus sebelum penyaliban dan kematiannya di kayu salib.
Tetapi hanya beberapa jam sebelum prosesi dimulai, Vatikan mengungkapkan bahwa Paus Fransiskus melewatkan prosesi malam Jumat Agung di Colosseum karena cuaca dingin di Roma. Paus lalu mengikuti acara tersebut dari kediamannya di sebuah hotel di Vatikan.
Jumat Agung ini adalah pertama kalinya seorang paus tidak hadir dalam prosesi Jalan Salib di Colosseum sejak tahun 2005. Sebelumnya, St. Yohanes Paulus II yang lemah dan sakit, delapan hari sebelum wafatnya, diam-diam menyaksikan ritual Jalan Salib di TV di apartemennya di Istana Kerasulan.
Artikel Terkait
Mengenal Bernard Arnault, Bos Perusahaan Fashion Mewah yang Jadi Orang Terkaya di Dunia
Alami Perundungan, Kalina Ocktaranny Dilarang Baca Komentar di Akun Media Sosialnya
Saran Dr. Kamila Jaidi tentang Cara Memilih Sunscreen dengan SPF Sesuai Aktivitas
Lowongan Kerja Economic Affairs Officer di Kedutaan Belanda Jakarta
Komang dari Raim Laode Pecahkan Rekor “Lagu yang Paling Banyak Diputar dalam Sehari” di Spotify
Ngaku Penakut, Mutiara Sofya Malah Jadi Hantu di Film Horor Teman Tidur