Bukan Natal, Melainkan Paskah, Hari Raya Terpenting bagi Umat Katolik

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 9 April 2023 | 18:17 WIB
Ilustrasi: Minggu Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus, terlihat dari makamnya yang sudah kosong. (Pinterest)
Ilustrasi: Minggu Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus, terlihat dari makamnya yang sudah kosong. (Pinterest)

PejuangKantoran.com - Selama masa kanak-kanak, Natal selalu menjadi hari raya favorit umat Kristiani. Acara tukar kado, bertemu Santa Claus, mudik ke kampung halaman, memasak hidangan Natal dan makan bersama keluarga, menjadi momen yang ditunggu-tunggu.

Seiring bertambahnya usia, mungkin kita baru menyadari bahwa Paskah adalah hari raya terpenting bagi umat Kristiani, baik Katolik maupun Kristen. Mengapa?\

Baca Juga: 20 Ucapan Selamat Hari Raya Paskah yang Tulus dan Menggugah Hati

Paskah adalah hari raya terpenting bagi umat Kristiani karena memperingati kebangkitan Yesus Kristus yang melahirkan keyakinan dan iman Kristiani.

Jika Natal yang memperingati kelahiran Yesus dirayakan besar-besaran, seharusnya Paskah yang mengenang kebangkitan Yesus membutuhkan perayaan yang lebih besar.

Kebangkitan adalah peristiwa paling sakral dalam hidup Yesus, dan oleh karenanya, Paskah adalah hari raya terpenting bagi umat Kristiani. Lalu apa makna Paskah bagi umat Kristiani?

Penggenapan janji Tuhan

Paskah adalah perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Hari raya ini diperingati pada hari Minggu, dan menandai akhir Pekan Suci, akhir Masa Prapaskah, hari terakhir Trihari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung dan Minggu Paskah).

Berdasarkan Injil, Yesus Kristus bangkit dari kematian pada hari ketiga setelah penyaliban-Nya, yaitu pada hari Minggu. Kebangkitan-Nya menandai kemenangan kebaikan atas kejahatan, dosa dan kematian, sehingga peristiwa ini juga merupakan penggenapan janji Tuhan kepada umat manusia.

Baca Juga: Jadwal Misa Malam Paskah di Gereja Katedral Jakarta

Paskah bukan hanya perayaan terbesar bagi umat Kristiani; Minggu Paskah juga melambangkan pemenuhan iman para penganutnya sebagai orang Kristen.

Melalui Kematian-Nya, Kristus menghancurkan perbudakan umat terhadap dosa; melalui Kebangkitan-Nya, Dia memberi kita janji kehidupan baru, baik di Surga maupun di bumi.

Hal ini seperti tertulis dalam Doa Bapa Kami, "Datanglah Kerajaan-Mu, di bumi seperti di Surga," yang mulai digenapi pada hari Minggu Paskah.

Itulah sebabnya pada Misa Malam Paskah (Sabtu Vigili) Gereja juga menyelenggarakan Sakramen Inisiasi (Pembaptisan, Penguatan, dan Perjamuan Kudus).

Pembaptisan ini selaras dengan Kematian dan Kebangkitan Kristus sendiri, saat mereka mati bagi dosa dan bangkit untuk hidup baru di Kerajaan Allah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Learn Religions, Times of India, Catholic.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X