PejuangKantoran.com - April pada umumnya memang merupakan bulan terhangat di Thailand, dengan rata-rata suhu tertinggi 37 derajat Celcius.
Namun, suhu panas di Thailand lebih dari 40 derajat Celcius diperkirakan terjadi setidaknya di 28 dari 77 provinsi.
Perkiraan Departemen Meteorologi pada hari Sabtu (22/4/2023) mengatakan, suhu tertinggi dalam 24 jam mencapai 43 derajat Celcius di utara negara itu, dan bisa mencapai 40 derajat Celcius di Bangkok.
Baca Juga: Cuaca Panas Mendidih, Jangan Lupa Lindungi Kulit Kamu dari Bahaya Radiasi Matahari
Suhu tertinggi pada hari Sabtu terjadi di provinsi utara Phetchabun pada 42,5 derajat Celcius.
“Bahkan ketika saya memutar AC ke suhu 20 derajat, saya masih berkeringat,” kata Supichaya Jittaleela, 37 tahun, yang menghadiri rapat umum politik di luar ruangan di tengah cuaca yang begitu panas.
Suhu panas di Thailand yang diikuti badai musim panas yang tiba-tiba sampai setidaknya minggu depan harus diwaspadai, begitu peringatan departemen cuaca.
Warga Bangkok dan beberapa area lain diperingatkan untuk tidak pergi ke luar rumah karena suhu panas yang ekstrim. Hari Sabtu (22/4/2023), suhu di Bangkok mencapai 42 derajat Celcius.
Tetapi, layanan cuaca nasional mengatakan indeks panas -yang mengukur seperti apa rasanya suhu karena kelembapan– diperkirakan mencapai 53,8 derajat Celcius di provinsi timur Chonburi.
Sedangkan pada hari Minggu (23/4/2023), pulau resor selatan di Phuket bisa terasa lebih panas dari 54 derajat Celcius.
Baca Juga: Tradisi Sungkeman Lebaran dalam Adat Jawa, Bagaimana Posisi Sungkeman dan Contoh Kalimatnya?
Konsumsi daya listrik meningkat
Rekor suhu 45 derajat Celcius juga dilaporkan di Thailand untuk kali pertama minggu lalu, menurut pengamat cuaca yang menggunakan layanan meteorologi negara itu.
Pihak berwenang telah memberi tahu orang-orang untuk waspada terhadap sengatan panas dan menghindari aktivitas di luar ruangan.
Akibat semua orang berdiam di dalam rumah sambil memasang AC, rekor konsumsi daya listrik dipecahkan dalam beberapa pekan terakhir karena sebagian Asia mengalami gelombang panas.
Artikel Terkait
Pingin Pindah ke Italia? Ini Pekerjaan yang akan Memberi Izin Kerja Pekerja Asing pada 2023
12 Persen Manajer Memecat Karyawan Gen Z dalam Minggu Pertama Mereka Bekerja
Cara Menurunkan Kolesterol usai Lebaran, Tak Perlu Obat Tapi Butuh Proses
Bed Bath Beyond Ajukan Bangkrut, Karyawan Bakal di PHK
Ada 2.129 Aduan Soal THR ke Kemenaker
Sempat Hilang Mendadak, Centang Biru Twitter Kembali Lagi?