PejuangKantoran.com - Setelah cerita guru ASN Pangandaran, Husein Ali Rafsanjani, mengenai dirinya yang mendapatkan pungutan liar (pungli) viral di media sosial, banyak pejabat yang langsung bertindak.
Setelah bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Rabu (10/5), guru ASN Pangandaran Husein akhirnya juga bertemu dengan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, keesokan harinya atau Kamis (11/5).
Dari hasil pertemuan tersebut, bupati memutuskan untuk menonaktifkan sementara Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani. Selain itu, Jeje juga membuat tim untuk mengusut tuntas kasus pungli usai laporan guru ASN Pangandaran viral di media sosial.
Baca Juga: 4 Dugaan Aksi “Halalkan Segala Cara” ala Kamboja Agar Jadi Juara di SEA Games 2023
“Satu jam nggak mungkin saya mendapatkan sesuatu yang lengkap, makanya saya membuat tim,” jelasnya kepada wartawan setelah melakukan pertemuan dengan Husein.
Ia memilih Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan sebagai koordinator tim, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Drs. H. Kusdiana, M.M dan asistennya untuk membantu.
Dugaan pungli masih belum jelas
Dengan dinonaktifkannya Dani sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran, bukan berarti ia sudah dipastikan melakukan pungli dan dinyatakan bersalah.
Keputusan tersebut diambil Jeje agar Dani tak lagi memiliki keleluasaan sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran sementara tim yang dibentuknya mencari kebenaran.
Sementara untuk dugaan pungli, sang bupati menyebutnya masih sumir. Ia perlu meminta klarifikasi lebih dalam lagi dari berbagai pihak.
Jika itu benar terjadi, ia menduga hal itu tidak dilakukan aparat BKPSDM atau aparat Pemerintah Daerah (Pemda) Pangandaran. Karena dari klarifikasi kepada pihak terkait, Jeje mendapat laporan tentang terjadinya kesepakatan di antara peserta Latsar CPNS.
Baca Juga: Daffa Wardhana Belajar Bahasa Bali Langsung di Lokasi Saat Syuting Bukannya Aku Tidak Mau Nikah
"Biasanya kita kalau mau ambil keputusan yang bukan sifatnya instruksional, kan harus rembukan. Oleh karena itu (pungli) masih sumir. Maka saya buat tim khusus dengan koordinatornya wakil bupati, sekda, dan asda," ujarnya.
Tim tersebut diberi waktu hingga Selasa (16/5) untuk membuat keputusan.
Artikel Terkait
Brandon Jawato, Atlet Basket Putra Indonesia yang Digigit Tomcat di SEA Games 2023
ASN Pangandaran Pilih Mengundurkan Diri saat Dipaksa Cabut Laporan Pungli yang Dialaminya
Buat Kamu yang Mau Kuliah Lagi, Ini 3 Program Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri dari Pemerintah Indonesia
Sederet Alasan yang Bikin Jourdy Pranata Mengidolakan Reza Rahadian
Ternyata Begini Sistem Penilaian Tes Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Simak Tips Erick Thohir!
Ini Harga Tiket Coldplay di Jakarta!
Link Resmi Daftar Rekrutmen Bersama BUMN, Jangan Tertipu!
Disebut Tak Lulus Tes Kejiwaan, Guru ASN Pangandaran Kecewa. RK dan Bu Susi Pun Turun Tangan!
Atlet Pencak Silat Safira Dwi Meilani Sempat Didiskualifikasi Sebelum Rebut Emas SEA Games Kamboja 2023
Dicuekin Kadinkes Lampung Reihana Saat di Gedung KPK, Awak Media Lempar Pertanyaan Konyol