Begini UMKM Masa Depan yang Akan Diusung KemenKopUKM pada Perayaan Hari UMKM Nasional di Surakarta

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 15 Juni 2023 | 17:59 WIB
Menkop UKM, Teten Masduki (kedua dari kiri) didampingi Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka (kedua dari kanan), dalam konferensi pers launching Perayaan Hari UMKM Nasional 2023 di Kota Surakarta, Rabu (14/6/2023). (Kemenkop UKM)
Menkop UKM, Teten Masduki (kedua dari kiri) didampingi Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka (kedua dari kanan), dalam konferensi pers launching Perayaan Hari UMKM Nasional 2023 di Kota Surakarta, Rabu (14/6/2023). (Kemenkop UKM)

Hasil monitoring dan evaluasi kemitraan strategis antara UKM dengan BUMN sesuai data per triwulan I Tahun 2023 adalah, tercapai kemitraan sebesar 5.022 UMKM dengan nilai kerja sama sebesar Rp4,9 triliun.

"Memang jumlahnya masih kecil atau sekitar 7 persen UMKM yang telah masuk ke rantai pasok industri atau bermitra dengan usaha besar. Kami punya target, supaya jumlah ini terus diperbesar," kata MenKop UKM Teten Masduki.

Surakarta jadi tuan rumah

Sementara itu, Surakarta dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari UMKM Nasional Tahun 2023 dengan pertimbangan UMKM selama ini terlibat aktif dalam setiap kegiatan Pemerintah di Surakarta.

Pemilihan Surakarta sebagai lokasi rangkaian perayaan Hari UMKM Nasional merupakan wujud apresiasi terhadap kota yang memiliki keberagaman budaya yang kaya, dan semangat kolaboratif yang tinggi.

Menteri Teten menegaskan bahwa UMKM di Kota Surakarta terbukti sangat adaptif terhadap perubahan, dan punya berbagai inovasi yang kreatif dalam produk dan layanan mereka.

Pada 2022, PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kota Surakarta tumbuh sebesar 6,25 persen. Angka ini menunjukkan tren positif semenjak 2020, yang didominasi pada industri Penyediaan Makan dan Minum yaitu sebesar 43,62 persen, di mana pelakunya adalah UMKM.

"Kota Surakarta telah menjadi pusat ekosistem digital dengan meningkatkan kolaborasi dan kreativitas," kata Menteri Teten.

Komunitas dan UMKM di Kota Surakarta giat mengadakan kolaborasi, seperti Solo Creative Hub, Solo Techno Park, Hetero Space, dan Lokananta Records.

Kolaborasi yang kuat antara pelaku UMKM, pemerintah, komunitas, dan lembaga Pendidikan ini tentunya akan menciptakan ekosistem yang menggairahkan bagi pertumbuhan UMKM.

Kegiatan-kegiatan yang secara aktif melibatkan komunitas dan UMKM ini selalu didukung oleh Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, terutama pascapandemi COVID-19, untuk membangkitkan UMKM dari keterpurukan.

Baca Juga: Tak Mau Rakyat Susah Bikin Banyak Akun, Jokowi Larang Kementerian dan Lembaga Buat Aplikasi Baru

"Setiap weekend Surakarta tak pernah putus event sampai Agustus. Kami juga memberikan berbagai fasilitas kepada UMKM mulai dari pendampingan, perizinan, NIB (Nomor Induk Bersama), sertifikasi halal, dan lainnya.

“Saya juga setuju, sesuai arahan MenKopUKM, supaya ke depannya bukan hanya UMKM sektor food and beverage (FnB) saja, tetapi juga ke sektor yang lain," katanya.

Hal ini sejalan dengan rencana MenKopUKM Teten Masduki untuk melanjutkan kolaborasi tersebut. Seluruh Kementerian/Lembaga, Dinas Koperasi dan UKM, BUMN, Usaha Besar, UMKM, ABDSI, dan Asosiasi Pembina UMKM lainnya, diharapkan untuk berpartisipasi pada Hari UMKM Nasional pada 12 Agustus 2023, demi memperkuat UMKM di Kota Surakarta dan di seluruh negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Kemenkop UKM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X