Mario Dandy Mengaku Tidak Kasihan saat Menganiaya David Ozora

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 6 Juli 2023 | 12:00 WIB
Mario Dandy resmi menjadi tersangka pencabulan. Foto/Instagram (Foto/Instagram)
Mario Dandy resmi menjadi tersangka pencabulan. Foto/Instagram (Foto/Instagram)

PejuangKantoran.com - Di setiap sidang yang dijalaninya, Mario Dandy membuat warganet semakin geregetan dan dibuat kesal dengan tingkahnya.

Saat menjadi saksi bagi terdakwa Shane Lukas, Mario Dandy mengatakan bahwa jika tidak dilerai, maka ia tetap akan memukuli David walaupun sudah tidak berdaya.

“Di situ saya masih emosi, Yang Mulia. Itu kalau dia (Shane) tidak dilerai, masih saya hajar lagi itu (David),” kata Mario Dandy.

Hakim kemudian bertanya, apakah saat itu ia masih punya keinginan untuk menghajar David lagi. Namun, pemuda berusia 20 tahun itu menjawab bahwa itu bukan keinginan, melainkan dorongan karena dirinya masih emosi.

Baca Juga: Contoh Jawaban saat Ditanya Mengapa Resign dari Pekerjaan Sebelumnya, Jangan Sampai Salah Jawab!

Mario kemudian ditanya mengenai niatnya melakukan penganiayaan tersebut, "Niat Saudara apa, supaya mati gitu?"

Ia menjawab, “Pada saat itu, saya tidak memperhatikan Yang Mulia, kondisinya seperti apa. Saya cuman tahu kondisinya sudah di bawah.

Karena dia tidak ada perlawanan, tidak ada ‘Ampun Den, ampun Den’, dia cuman diem doang. Saya nggak ada rasa kasihan sama dia saat itu."

Menurutnya, ia emosi dengan David karena remaja 17 tahun itu mengaku tidak tahu AG berpacaran dengannya.

“Menurut saya nggak logis aja gitu (bahwa tidak tahu AG berpacaran dengannya)," katanya.

Baca Juga: Digantikan Sang Anak Mengikuti Kapal Selam Titan, Ibu Korban Akui Dia lah yang Mengusulkan Wisata Itu

Hakim sepertinya tidak puas dengan jawaban Mario karena awalnya ia mengaku kedatangannya bersama Shane dan AG awalnya hanya untuk mengklarifikasi kepada David soal tudingan pelecehan ke AG.

Namun, mengapa Mario akhirnya melakukan penganiayaan hanya karena David bilang "tidak tahu" dan menyimpulkan jawaban David tersebut tidak logis.

Ditelepon sang ayah setelah peristiwa penganiayaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X