Pemerintah harus bebenah
Lalu, bagaimana seharusnya pemerintah bersikap? Tuti memandang, dalam hal ini tidak seharusnya pemerintah mengekang. Lantaran, fenomena pindah kewarganegaraan oleh para WNI ini sepenuhnya adalah bagian dari hak asasi manusia.
“Sebenarnya itu hak asasi, ya. Tergantung apakah proses pengajuan perpindahan kewarganegaraan itu nanti disetujui atau tidak dari pihak Singapura. Kalau disetujui saya rasa tidak ada masalah,” ungkapnya.
Kemudian, Tuti memandang bahwa kemunculan fenomena ini justru menjadi momentum bagi pemerintah untuk berbenah. Ia memandang, fenomena berpindahnya WNI ini mengindikasikan adanya permasalahan struktural yang terjadi di Indonesia.
“Masalahnya kalau ini menjadi berbondong-bondong berarti ada sesuatu yang salah di Indonesia. Mungkin saja mereka bermigrasi karena nggak nyaman lagi tinggal di sini. Berarti pemerintah Indonesia tidak memberikan iklim yang baik untuk mereka. Inilah menjadi momentum bagi pemerintah untuk berbenah,” tegasnya.
Artikel Terkait
Jangan Salah Masuk, Ini Daftar 28 Jalan Akses Gerbang Tol yang Kena Ganjil Genap di Jakarta
Mark Zuckerberg vs Elon Musk Beneran Mau Bertarung? Ini yang Perlu Kamu Tahu!
Apa Itu Gaya Hidup Frugal Living yang Banyak Dianut Orang Kaya? Benarkah Bikin Hidup Lebih Hemat?
Elon Musk Luncurkan xAI, Setelah Sempat Menyebut AI Menimbulkan Risiko Besar bagi Kemanusiaan
2 Beasiswa ke Australia dan Thailand yang Akan Tutup Juli Ini. Yuk, Jangan Sampai Ketinggalan!
25 Contoh Cara Hidup Hemat yang Mudah Kamu Coba Agar Bisa Menabung! (Bagian 1)
Aduh, Wangi Sabun Mandi Kamu Ternyata Bisa Bikin Kamu Digigit Nyamuk!
25 Contoh Gaya Hidup Frugal Living yang Mudah Kamu Coba Agar Bisa Menabung! (Bagian 2)
3 Fakta Series “Cinta Dua Masa” yang Bikin Seru Ditonton (Selain Faktor Dikta dan Prilly)
Tarif Uji Coba LRT Jabodebek Hanya Rp1, Berapa Tarif LRT yang Resmi saat Sudah Beroperasi?