Tebak Kenapa Masa Berlaku SIM di Indonesia Cuma 5 Tahun, Beda Jauh dengan Singapura!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 28 Juli 2023 | 16:25 WIB
Ilustrasi: Masa berlaku SIM di Indonesia hanya lima tahun, paling singkat dibandingkan negara lain. (Indonesia.go.id)
Ilustrasi: Masa berlaku SIM di Indonesia hanya lima tahun, paling singkat dibandingkan negara lain. (Indonesia.go.id)

Sementara di Prancis untuk perpanjangan SIM tidak perlu ujian, hanya diwajibkan memasang foto dan alamat terkini.

Lalu, masa berlaku SIM di Amerika Serikat hingga pemegangnya berusia 65 tahun, sama seperti Singapura. Setelah usia tersebut, jika ingin terus memiliki SIM, maka pemilik harus memperbarui surat izinnya selama lima tahun sekali.

Meski masa berlakunya hingga 65 tahun, tetapi foto harus diperbarui selama 12 tahun sekali sampai berumur 65 tahun.

Sementara itu, di Inggris masa berlaku SIM lebih panjang lagi, yaitu hingga pemegangnya berusia 70. Namun, setiap 10 tahun sekali harus dilakukan perpanjangan SIM dengan memasang foto terbaru.

Alasan masa berlaku SIM di Indonesia hanya 5 tahun

Mungkin banyak yang menebak kalau penyebab Indonesia menerapkan masa berlaku SIM  hanya lima tahun adalah karena uang.

Sekadar informasi, jika masa berlaku SIM di Indonesia dibuat seumur hidup seperti KTP,  negara bisa mengalami potensi kerugian hingga Rp650 miliar per tahun.

Disebutkan, SIM seumur hidup akan berpotensi menggerus pendapatan negara yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Baca Juga: Perpanjang SIM C Memang Hanya Rp75 Ribu, Tapi Wajib Siapkan Uang Lebih. Ini Alasannya!

Menurut Direktur PNBP Kementerian/Lembaga Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Wawan Sunarjo, realisasi PNBP pelayanan SIM mencapai sekitar Rp1,2 triliun pada 2022.

Dari angka tersebut, 60 persen berasal dari layanan perpanjangan SIM. 

Jadi, jika layanan tersebut dihilangkan, maka negara bisa kehilangan sekitar Rp650 miliar dalam satu tahun. Nah, yang paling kena dampaknya adalah operasional Polri, yang akan berpengaruh terhadap kas negara.

Kalau sudah menyangkut uang seperti ini, sepertinya tidak ada harapan masa berlaku SIM di Indonesia bisa sama seperti Singapura, ya. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: MotorPlus, Indonesia Baik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X