Ketiga, bagian samping mobil listrik Wuling Air-EV berhiaskan motif batik khas Betawi berupa gambar burung elang bondol dan bunga melati dengan dominasi warna jingga dan ungu tua.
Fanda melanjutkan, di pintu bagasi mobil listrik Wuling Air-EV terpampang tulisan "Made in Indonesia".
"Mobil listrik Wuling Air-EV memang buatan Indonesia," kata Fanda, sembari menambahkan bahwa pada kap depan mobil listrik Wuling Air-EV tersemat bendera merah putih.
Baca Juga: Jelang KTT ASEAN, Kantor-kantor di Sekitar Lokasi Diimbau untuk WFH guna Mengurangi Kemacetan
Fanda membeberkan, mobil listrik Wuling Air-EV Long Range mampu menempuh jarak 300 kilometer dalam sekali pengisian penuh baterai.
Sementara itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) selama KTT ke-43 ASEAN 2023 sudah menyiapkan 79 EV charging, atau tempat pengecasan baterai mobil listrik.
Tempat pengecasan tersebut yaitu 74 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan 5 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).
Kalau melihat tampilan Wuling Air-EV yang bebas berseliweran sebagai mobil listrik di KTT ke-43 ASEAN 2023, pejuang kantoran berminat, enggak? (Josephus Primus)