Lokasi itu sejak dulu sampai sekarang adalah pertemuan laut dan sungai, beserta aktivitas perdagangan besar dengan berbagai budaya.
Alhasil, percampuran antara budaya Betawi, dengan China, Arab, India, Portugis, dan Belanda menghasilkan ragam hias khas.
Ragam hias khas Betawi kaya akan warna cerah semisal merah marun, hijau, merah muda, kuning, bahkan hitam.
Lantas, motif ragam hias khas Betawi lazimnya adalah kembang kelapa, ondel-ondel, gigi balang, sampai kerak telor.
Buatan Indonesia
Berikutnya, pintu bagasi mobil listrik Wuling Air-EV terpampang tulisan "Made in Indonesia".
"Mobil listrik Wuling Air-EV memang buatan Indonesia," kata Fanda, sembari menambahkan bahwa pada kap depan mobil listrik Wuling Air-EV tersemat bendera merah putih.
Mobil listrik Wuling Air-EV Long Range mampu menempuh jarak 300 kilometer dalam sekali pengisian penuh baterai.
Baca Juga: 7 Mobil Baru Harga Rp 100 Jutaan di GIIAS 2023, Cocok buat yang Pertama Kali Beli Mobil!
Saat ini Wuling menempatkan armada mobilnya di kawasan Istora Senayan, yang lokasinya berdekatan dengan Jakarta Convention Center.
Di lokasi penempatan mobil listrik Wuling itu ada 13 titik pengisian daya baterai mobil listrik, bengkel kecil, dan tempat cuci mobil kecil.
Sementara itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) selama KTT ke-43 ASEAN 2023 sudah menyiapkan 79 EV charging, atau tempat pengecasan baterai mobil listrik yakni 74 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan 5 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). (Josephus Primus)