Hal ini tidak salah karena Amazon sampai memiliki 5.000 orang yang bekerja di Alexa dan Echo.
Namun, meski pernah menjadi teknologi terobosan, Alexa dan asisten digital menghadapi persaingan yang semakin meningkat dari kecerdasan buatan generatif dan chatbot seperti ChatGPT dari OpenAI.
Pada September 2022, Amazon melakukan pembaruan untuk Alexa yang terkait dengan AI generatif, seperti menulis pesan atas nama pengguna.
Baca Juga: Mudik ke Madura, Mahfud MD Ajak Masyarakat Menjemput Sejarah Menyelamatkan Indonesia
Unit yang mengawasi Alexa juga memiliki pemimpin baru, setelah kepala perangkat lama Dave Limp pergi untuk bergabung dengan perusahaan roket Bezos, Blue Origin. Limp digantikan oleh eksekutif veteran Microsoft, Panos Panay.
Dengan segala rintangan yang menghambat, Daniel mengatakan Amazon tetap "terdorong oleh kemajuan yang kami capai dengan Alexa" dan mencatat bahwa pengguna telah berinteraksi dengan asisten virtual tersebut "puluhan juta kali setiap jamnya".
Saat ini, ada lebih dari 500 juta perangkat Alexa di rumah konsumen. (Elga Windasari)