PejuangKantoran.com - Gen Z di Singapura berbondong-bondong cari pekerjaan baru, akhir-akhir ini.
Laman straitstimes.com mengutip riset LinkedIn pada Jumat (19/1/2024) menyebut bahwa pemicu perubahan perilaku Gen Z itu ada dua.
Pertama adalah pasar tenaga kerja di Singapura yang melandai.
"Kedua adalah kondisi ekonomi hingga 2024 yang belum menentu," tulis hasil riset LinkedIn itu.
Generasi Milenial, kelahiran 1981-1996, di Singapura, juga melakukan hal sama dengan Gen Z, imbuh hasil riset LinkedIn tersebut.
Gen Z dan Generasi Milenial
Riset LinkedIn tersebut berlangsung selama dua bulan sejak November 2023 sampai dengan Desember 2023.
Data hasil riset LinkedIn itu rilis pada 17 Januari 2024.
Data itu menunjukkan bahwa 86 persen dari 1000 responden profesional di Singapura memilih mencari pekerjaan baru pada 2024 ini.
Para responden memilih mencari tantangan ekonomi baru dan keseimbangan hidup serta kesejahteraan lebih baik.
Sementara itu, 70 persen dari 1000 responden menyebut bahwa mereka mau memilih industri baru ketimbang industri sebelumnya, tempat mereka mencari nafkah.
Data Kementerian Ketenagakerjaan Singapura, termutakhir, menunjukkan, pada kuartal ketiga 2023 jumlah ketersediaan lapangan kerja di Singapura ada 78400.
Pada Maret 2022, jumlah pekerjaan di Singapura, tersedia 126000 pekerjaan.