news

Ada Tambahan Kemampuan Berbahasa Inggris untuk Profesi Sopir Taksi maupun Bus di Jepang

Senin, 12 Februari 2024 | 10:06 WIB
Ilustrasi: Populasi di Jepang menyusut hingga menyebabkan munculnya 8,49 juta akiya pada tahun 2018. Hal ini menimbulkan ide bisnis baru, menjual rumah pedesaan di Jepang dengan harga murah. (Freepik/Tawatchai07)

Sementara, total jumlah orang yang menjalani profesi sopir taksi maupun bus di Jepang ada 880536 orang sesuai data pada 2022.

Sementara itu, selain kemampuan berbahasa Inggris, beberapa kemampuan berbahasa Asia dan Eropa juga menjadi kebutuhan.

Bahasa-bahasa Asia dan Eropa itu antara lain bahasa China, Korea, dan Tagalog.

Sementara, kebutuhan akan kemampuan berbahasa Eropa antara lain bahasa Prancis dan Portugal.

Halaman:

Tags

Terkini