Pada akhirnya, niat Gereja adalah untuk mendorong umat beriman untuk mempersembahkan korban kepada Allah yang datang dari hati, dan menyatukan penderitaan umat dengan penderitaan Kristus di kayu salib.
Daging diberikan sebagai penebusan dosa yang paling mendasar, tetapi dengan tetap mengingat tujuan pengaturannya.
Baca Juga: Sukses Ditonton 83 Juta Kali di Youtube, Lagu Mendung Tanpo Udan Diadaptasi Jadi Film
Misalnya, tidak selalu memilih makan malam dengan menu enak-enak atau mewah (dengan berpikir asal bukan daging) setiap hari Jumat di Prapaskah.
Intinya adalah membuat pengorbanan yang membawa seseorang lebih dekat kepada Kristus. Karena kasih, seseorang bisa membuat pengorbanan yang tertinggi.
Jadi, itulah alasan mengapa umat Katolik pantang daging pada hari Jumat selama masa Prapaskah.