news

Hari Perempuan Internasional 8 Maret, Keresahan Kesetaraan Bermula dari Perempuan Buruh

Jumat, 8 Maret 2024 | 06:52 WIB
Ilustrasi: Hari Perempuan Internasional diperingati untuk pertama kalinya di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss pada tanggal 19 Maret 1911. (Unsplash/Library of Congress)

PejuangKantoran.com - Setiap 8 Maret, dunia memperingati Hari Perempuan Internasional.

Sejatinya, Hari Perempuan Internasional sudah menjadi peringatan mendunia sejak lebih dari satu abad lamanya.

Hari Perempuan Internasional berasal dari keresahan kesetaraan yang bermula dari perempuan buruh.

Awalnya, tulis laman BBC.com edisi 7 Maret 2024, ada 15000 perempuan buruh melakukan aksi unjuk rasa di jalan-jalan di New York, AS pada 1908.

"Para perempuan buruh menuntut tiga hal," kata data informasi dari media itu.

Para perempuan buruh menuntut jam kerja lebih singkat.

Lalu, para perempuan buruh juga menuntut gaji yang lebih baik.

Kemudian, para perempuan buruh pun menuntut hak untuk memilih.

Pada 1909, Partai Sosialis Amerika, untuk kali pertama, untuk kali pertama mendeklarasikan Hari Perempuan Nasional Amerika Serikat.

Hari Perempuan Internasional

Adalah aktivis komunis yang memberikan bantuan hukum hak-hak perempuan, Clara Zetkin, yang menggagas Hari Perempuan Nasional menjadi Hari Perempuan Internasional.

Peristiwa itu terwujud dalam konferensi buruh perempuan pada 1910 di Kopenhagen, Denmark.

Singkat kata, 100 perempuan buruh dari 17 negara bersepakat dengan Clara Zetkin.

Lantas, ada 4 negara yakni Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss yang pertama kali merayakan Hari Perempuan Internasional pada 1911.

Halaman:

Tags

Terkini