Secara global, 24% perempuan yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak memiliki kesempatan untuk meminta, sementara 28% mengatakan bahwa mereka takut akan konsekuensi negatif.
Selain itu, 28% wanita mengatakan bahwa mereka tidak percaya diri untuk memulai pembicaraan mengenai kenaikan gaji.
"Perempuan umumnya merasa lebih sulit untuk mengadvokasi diri sendiri untuk mendapatkan promosi dan/atau kenaikan gaji," ujar Aileen Tan, Kepala SDM di AIA Singapura.
Baca Juga: PBB di IWD 2024: Masih Minim Dana untuk Upaya-upaya Kesetaraan Gender
Memiliki dorongan dan ambisi sangat penting kalau kamu ingin membangun karir yang sukses dan memuaskan. Namun hal ini harus dibarengi dengan kemampuan untuk mewujudkan dan menjalankan rencana.
Aileen Tan mengatakan, sejak awal karir ia belajar bahwa jika tidak ada yang tidak diusahakan, tidak ada yang didapat.
"Sama pentingnya untuk bersedia mengangkat tangan dan keluar dari zona nyaman karena semua peluang akan datang dengan risikonya masing-masing," tukasnya.
Persentase perempuan yang meminta kenaikan gaji
India: 65%
Amerika Serikat: 51%
Prancis: 50%
Jerman: 50%
Kanada: 47%
Inggris: 45%
Australia: 44%
Belanda: 43%
Italia: 38%
Singapura: 32%
Jepang: 13%