news

Nyepi Hanya Diperingati di Bali, Umat Hindu di India Memperingati Tahun Baru Saka dengan Meriah

Senin, 11 Maret 2024 | 14:00 WIB
Umat Hindu di Bali harus melakukan refleksi dan pemurnian diri pada Hari Raya Nyepi. (Unsplash/Polina Kuzovkova)

PejuangKantoran.com - Sesuai Kalender Saka Bali, Senin, 11 Maret 2024 diperingati sebagai Hari Raya Nyepi yang merupakan perayaan Tahun Baru Saka 1946. Perayaan ini berlangsung selama 24 jam, dimulai pada pukul 06.00 hari ini hingga pukul 06.00 esok hari (12 Maret 2024).

Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka dirayakan setelah bulan baru di bulan Maret. Sesuai makna kata “nyepi”, yaitu “sepi”, Pulau Bali menjadi sunyi selama 24 jam, karena umat Hindu harus menghentikan seluruh kegiatannya dan tinggal di rumah.

Baca Juga: Hari Raya Nyepi, Peringatan Tahun Baru Saka dengan Refleksi dan Introspeksi

Hari Raya Nyepi menjadi perayaan spiritual dan budaya, di mana umat Hindu menjalani refleksi, meditasi, dan pemurnian diri. Di Bali, Nyepi mewakili upaya masyarakat untuk menjaga keseimbangan dan harmoni.

Ritual ini juga dimaksudkan sebagai pengingat akan pertempuran antara kebaikan dan kejahatan. Ritual ini juga melambangkan pemurnian pulau Bali dari roh-roh jahat sebagai persiapan menyambut Tahun Baru.

Nyepi hanya ada di Bali

Dalam Kalender Masehi, Hari Raya Nyepi selalu jatuh di antara bulan Maret dan April. Untuk tahun ini, Hari Raya Nyepi dirayakan pada hari Senin tanggal 11 Maret 2024 (1 Saka 1946).

Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Prime Video, Seru Buat Nonton Bareng di Long Weekend Bareng Keluarga

Berbicara mengenai Kalender Saka, kalender ini merupakan modifikasi Kalender Saka India dengan tambahan elemen-elemen lokal.

Namun, Nyepi hanya diperingati di Bali. Sedangkan umat Hindu di India, meskipun sama-sama merayakan Tahun Baru Saka, memperingatinya dengan cara berbeda.

Hal ini berangkat dari fakta bahwa Kalender Nasional India didasarkan pada Kalender Saka yang diadopsi sebagai kalender sipil resmi di samping Kalender Gregorian. Kalender ini merupakan salah satu Simbol Nasional India.

Era Saka menandai dimulainya Saka Samvat, Kalender Hindu bersejarah yang kemudian diperkenalkan sebagai Kalender Nasional India pada tahun 1957. 

Baca Juga: Tips Atur Keuangan Biar Nggak Boncos Saat Bulan Ramadhan dan Belum Gajian

Kalender Saka terdiri atas 365 hari dan 12 bulan yang mirip dengan struktur Kalender Masehi. Sedangkan bulan pertama dari Saka Samvat adalah Chaitra yang dimulai tanggal 22 Maret, bertepatan dengan tanggal 21 Maret pada tahun kabisat.

Nah, jika pada Tahun Baru Saka umat Hindu Bali memperingatinya sebagai Hari Raya Nyepi, orang Hindu India merayakannya sebagai Tahun Baru Nasional. Jadi, orang India justru akan keluar dari rumah dan merayakannya dengan meriah.

Halaman:

Tags

Terkini