"Hati saya hancur mengetahui bahwa di Gaza, Sudan dan banyak tempat lainnya -karena konflik dan kelaparan- begitu banyak Muslim tidak dapat merayakannya dengan baik," tambahnya.
Sudan telah dilanda bentrokan antara tentara dan paramiliter Pasukan Pendukung Cepat (Rapid Support Forces/RSF) sejak April tahun lalu.
Baca Juga: Tiap Lebaran, Emir Mahira Seru-seruan Foto Bareng Keluarga Kompak dengan Dress Code
Menurut PBB, lebih dari 13.000 orang tewas terbunuh, dan lebih dari 8 juta orang mengungsi. Sementara separuh penduduk, atau 25 juta orang, membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Israel telah menewaskan lebih dari 33.000 warga Palestina sejak serangan lintas batas pada 7 Oktober oleh kelompok Hamas, yang menewaskan 1.200 orang.
Sebagian besar infrastruktur Gaza telah hancur, dan 1,9 juta penduduk mengungsi secara paksa, membuat mereka berisiko terkena penyakit dan kelaparan.