PejuangKantoran.com - Shalat Idulfitri di Palestina berlangsung khidmat, tetapi tidak ada suasana meriah yang dirasakan sekitar 60.000 warga yang hadir di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, Rabu (10/4/2024).
Meskipun hujan turun, warga Muslim Palestina sudah mulai mencapai masjid bahkan sebelum shalat Subuh, demikian dilaporkan koresponden kantor berita Turki, Anadolu Agency.
Baca Juga: Pasangkan Amanda Manoppo dan Fajar Sadboy Jadi Kakak Adik di Paylater, Ini Alasan Sang Sutradara!
Warga berkabung untuk mengenang para korban perang Israel yang telah berlangsung lebih dari enam bulan di Jalur Gaza.
Kawasan itu dijaga armada kepolisian Israel di pintu masuk, lingkungan, dan gang-gang kota. Bahkan para saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa polisi Israel menyerang beberapa orang ketika mereka masuk dan keluar dari masjid di daerah Bab al-Asbat dan Bab al-Silsila di Kota Tua.
Polisi Israel dikabarkan melarang sebagian dari mereka memasuki Al-Aqsa, sehingga mereka melakukan shalat di gerbang luar masjid.
Israel membatasi akses warga Muslim Palestina ke Masjid Al-Aqsa di tengah meningkatnya ketegangan di Tepi Barat yang diduduki.
Baca Juga: 15 Ucapan Idul Fitri untuk Bos dan Rekan Kerja dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia
Ketegangan terjadi akibat serangan tentara Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, setelah serangan lintas batas 7 Oktober 2023 oleh kelompok Palestina Hamas.
Masjid Al-Aqsa adalah tempat tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai Temple Mount, dan mengklaim bahwa masjid tersebut adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.
Israel menduduki Yerusalem Timur, di mana Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Negara ini mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.
“Hati saya hancur”
Baca Juga: Gen Z dan Milenial Pilih Cari Pacar di Tempat Kerja daripada Menggunakan Aplikasi Kencan
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada hari Selasa bahwa hatinya "hancur" mengetahui bahwa banyak Muslim di Gaza, Sudan, dan tempat-tempat lain tidak akan dapat merayakan hari raya Idulfitri karena konflik dan kelaparan.
"Setiap tahun, saya menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada komunitas Muslim di seluruh dunia," ujar Antonio Guterres dalam pesan Idulfitri melalui akun X-nya.
Artikel Terkait
Cek Lagi Kondisi Listrik di Rumah Sebelum Ditinggal Pulang Mudik, Biar Tenang Liburan di Kampung Halaman
Kantor Imigrasi dan Layanan Visa Online Bakal Mengalami Perubahan Jadwal Selama Lebaran
Gerai Kesehatan dan Kecantikan Watsons Indonesia Buka Lowongan Kerja Site Acquisition Manager
Italia Luncurkan Visa Digital Nomad, Apakah Kamu Termasuk Pekerja Terampil Yang Memenuhi Syarat?
Jadwal Operasional Bank BCA, Mandiri, BRI, BNI Saat Libur Lebaran 2024
11 Negara Terbaik untuk Bekerja Jarak Jauh, Pilih yang Punya Visa Digital Nomad untuk Bekerja Secara Legal
6 Pilihan Tas Kerja untuk Pria dan Wanita yang Stylish dan Cocok untuk Segala Keperluan