“Kami mengirimkannya ke rekan satu tim dan mitra kami yang telah membantu pelanggan melalui situasi ini. Uber menandainya sebagai penipuan karena tingkat penggunaan yang tinggi.”
Akibatnya, orang tidak bisa menggunakan diskon tersebut, tambah Daniel Bernard.
Sayang, tidak dijelaskan lebih lanjut apakah CrowdStrike berencana memberikan ganti rugi kepada pelanggannya.